Daikin Resmikan Pusat Keunggulan SMK Pertama di Bali
JAKARTA, investortrust.id – PT Daikin Airconditioning Indonesia (Daikin) meresmikan pusat keunggulan di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 1 Denpasar, Bali, Jumat (7/3/2025).
Dinamai Daikin Center of Excellence, peresmiannya merupakan bagian dari dari wujud nyata kepedulian Daikin dalam peningkatan kualitas pendidikan vokasi di Indonesia.
“Keberadaan Daikin Center of Excellence ini menjadi cerminan komitmen keberlanjutan Daikin dalam bersinergi dengan pemerintah bagi pengembangan kompetensi pendidikan vokasi,” ujar Direktur PT Daikin Airconditioning Indonesia Budi Mulia dalam siaran pers, Sabtu (8/3/2025).
Baca Juga
Perkuat Pemasaran AC Premium, Daikin Proshop Showroom Tambah Gerai
Lebih lanjut dikatakannya, hal yang membuat peresmian ini menjadi momen istimewa, terkait dengan keberadaannya yang merupakan pusat keunggulan Daikin di sekolah vokasi yang pertama di wilayah Bali dan sekitarnya. Sekaligus pula yang pertama di luar pulau Jawa.
Digagas sejak dua tahun lalu, Daikin Center of Excellence bagi sekolah vokasi menjadi bentuk keberlanjutan kolaborasi Daikin dengan sekolah menengah kejuruan, khususnya yang memiliki bidang peminatan refrigerasi dan tata udara.
Di antara kolaborasi yang telah dilakukan sebelumnya dengan berbagai sekolah vokasi terkait yaitu pengayaan kurikulum, pelaksanaan sertifikasi industri bagi guru dan siswa, pengadaan pelatihan dari Daikin sebagai guru tamu, hingga praktek kerja lapangan bagi guru dan siswa.
Baca Juga
Daikin Resmikan Pabrik AC 'Full Scale' Pertama di RI, Investasi Capai Rp 3,3 Triliun
Daikin Center of Excellence di SMK Negeri 1 Denpasar ini sendiri menempati sebuah ruang kelas yang didedikasikan khusus bagi pengajaran terkait bidang tata udara.
Pada ruangan seluas 142 meter persegi ini terdapat deretan rak berjajar rapi dengan perangkat AC Daikin terpasang. Tak hanya AC untuk kebutuhan hunian, dalam ruang praktek ini juga terdapat rak yang didesain khusus penempatannya bagi AC untuk kebutuhan bangunan komersial.
Keseluruhan tatanan perangkat AC ini disiapkan sedemikian rupa untuk berbagai praktek terkait perangkat tata udara. Didalamnya meliputi proses instalasi, troubleshooting AC hingga refrigerant recovery. Tak ubahnya seperti ruang kelas, ruangan ini dilengkapi dengan papan tulis dan meja guru.
“Peningkatan fasilitas fisik dengan ruang kelas yang didedikasikan khusus dengan perangkat pendukung didalamnya ini menjadi bentuk tahapan selanjutnya dari kolaborasi yang terjalin selama ini. Kami berharap, keberadaannya dapat lebih meningkatkan kompetensi bagi tersedianya lebih banyak tenaga ahli refrigerasi dan tata udara di Indonesia ke depan,” ujar Budi.
Dikatakan Budi, kebutuhan tenaga ahli terkait bidang tata udara ini masih sangat besar dan terus bertumbuh sejalan dengan pembangunan Indonesia. Daikin di sisi lain tengah bersiap untuk mulai memasarkan AC hunian produksi dalam negeri melalui fasilitas produksi di kawasan Cikarang, Jawa Barat. Menjadi pabrik AC hunian skala penuh pertama di Indonesia yang mengolah dari bahan baku hingga produk jadi, pabrik ini memiliki dukungan sekitar 2.500 tenaga kerja
“Angka kebutuhan sumber daya manusia ini, tentu akan semakin besar bila melihat kebutuhan dari keseluruhan industri. Tak hanya bagi produsen ataupun pemegang merek, namun hingga mitra bisnis dan berbagai usaha yang terkait dengannya,” kata Budi.
Hal inilah yang menurutnya membuat upaya pengembangan sekaligus pemanfaatan optimal pusat keunggulan di sekolah vokasi ini menjadi penting. “Peningkatan kualitas pendidikan akan menjadi peningkatan kualitas tenaga kerja yang dibutuhkan. Hal inilah yang kemudian menjadi simbiosis saling menguntungkan antara dunia pendidikan dan industri,” ujarnya.

