Relawan Pertamina Bantu Pembersihan dan Cek Kesehatan Korban Banjir Bekasi
BEKASI, investortrust.id – PT Pertamina (Persero) melalui tim relawan Pertamina Peduli bersama tim pemadam kebakaran (damkar) divisi HSSE PT Pertamina (Persero), serta tenaga medis PT Pertamina Bina Medika IHC turun langsung ke lokasi terdampak banjir Bekasi untuk membantu pemulihan dan pemeriksaan kesehatan.
"Relawan Pertamina Peduli turun membantu pembersihan lumpur hingga hari ini (Jumat, 7 Maret 2025), membantu kebutuhan logistik, dan pemulihan pasca-banjir. Mereka terdiri dari pekerja dari berbagai profesi dan tenaga medis dari Pertamina IHC, mereka membantu warga terdampak," jelas VP Corporate Communication PT Pertamina (Persero) Fadjar Djoko Santoso dalam keterangannya, Jumat (7/3/2025).
Baca Juga
Capai 146.000 MT CO2, Dekarbonisasi Pertamina Lampaui Target
Banjir besar yang merendam Bekasi, kini mulai surut. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bekasi mendata sebanyak 61.648 jiwa terdampak banjir sejak Selasa (4/3/2025) hingga Rabu (5/3/2025).
Warga terdampak banjir di Kecamatan Jatiasih menderita gangguan kesehatan, seperti diare akut, infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), luka-luka, gangguan lambung, dan tekanan darah tinggi. Tenaga medis Pertamina IHC, sejak Rabu hingga Jumat mengunjungi warga di kediamannya, serta membuka posko untuk memberi bantuan kesehatan. Sebanyak 26 personel medis diturunkan ke lapangan, setelah sebelumnya berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan dan BPBD Bekasi.
Sementara itu, warga di Kampung Lengkak, Bekasi Jaya, Jawa Barat, menghadapi tantangan berbeda. Pasca-banjir yang merendam pemukiman warga hingga sampai ke atap, kini mereka harus berjibaku membersihkan endapan lumpur yang tertinggal. Di beberapa titik, endapan lumpur bahkan mencapai lutut orang dewasa.
Baca Juga
Pertamax Dijamin Bukan Pertalite, Dirut Pertamina Minta Masyarakat Tak Khawatir
VP CSR & SMEPP Pertamina Rudi Ariffianto yang mengikuti kegiatan pembersihan menambahkan, Kampung Lengkak merupakan daerah yang sangat terdampak karena berada di bantaran sungai Bekasi. Luapan sungai meninggalkan endapan lumpur yang kemudian mengeras, sehingga menyulitkan proses pemulihan. Selama ini, warga berupaya membersihkan dengan peralatan sederhana.
Selama 2 hari proses pemulihan pemukiman warga, Damkar HSSE Pertamina mengerahkan satu unit mobil pemadam, dua unit mobil rescue, pompa portabel dan total 29 personel. Selain itu, sebanyak 12 eelawan Pertamina Peduli turut membantu proses pembersihan lumpur.

