SBY Berharap Danantara Punya 'Good Governance' dan Kecakapan Pengelolaan
JAKARTA, investortrust.id - Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) memahami kekhawatiran masyarakat dan akademisi mengenai munculnya Danantara sebagai pengelola investasi terbesar di Indonesia. Melalui akun X, dulu Twitter, SBY mengatakan kekhawatiran publik mengenai tata kelola dan akuntabilitas Danantara harus disikapi secara positif.
“Saya berpendapat, kesangsian dan kecemasan sebagian kalangan ini mesti dilihat dari kacamata yang positif,” tulis SBY, dikutip Selasa (4/3/2025).
Menurut SBY, kritik dan kekhawatiran itu justru menunjukkan bahwa publik tidak ingin Danantara gagal. Sebab, menurutnya, Danantara menjadi upaya Prabowo untuk memperkuat iklim investasi.
“Keberadaan Danantara diharapkan bisa memperkuat investasi nasional, utamanya yang bersifat strategis (long-term strategic investment) yang akan meningkatkan pertumbuhan ekonomi, menuju ekonomi Indonesia yang kuat (strong economy)” kata dia.
Baca Juga
Menteri UMKM Jamin Danantara Tak Ganggu Penyaluran KUR Bank BUMN
SBY menyatakan para pengelola Danantara seharusnya mendengar suara rakyat seperti itu. Dia berharap kritik tersebut dapat menjadi tantangan yang harus diselesaikan oleh pengelola Danantara.
“Dan mesti pula membuktikan bahwa kecemasan rakyat itu tak akan terjadi,” ujar dia.
SBY menerangkan, kunci keberhasilan Danantara yaitu adanya tata kelola yang baik (good governance) dan kecakapan (expertise) para pengelola Danantara. Selain itu, diperlukan "economic & business judgement" yang tepat dan pruden, akuntabilitas dan transparansi, kepatuhan pada pranata hukum dan ada progres yang positif dari waktu ke waktu.
“Pengelolaan Danantara juga mesti bebas dari konflik kepentingan, "politics free" dan kemajuannya secara berkala diinformasikan kepada masyarakat,” kata daia

