JAKARTA, investortrust.id - PT XL Axiata Tbk (EXCL) menegaskan minat mereka untuk mengikuti lelang frekuensi 1,4 GHz yang akan dilakukan oleh Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) pada tahun ini. Chief Corporate Affairs XL Axiata, Marwan O. Baasir, menegaskan pihaknya sudah menyampaikan minat untuk mengikuti lelang frekuensi tersebut.
"Kami (telah) menyampaikan minatnya. Kita tunggu lah ya, karena ini masih membutuhkan waktu," tegas Marwan saat ditemui awak media di Kantor XL Axiata, Jakarta, Kamis (27/2/2025).
Diberitakan investortrust.id sebelumnya, spektrum frekuensi 1,4 GHz yang akan dilelang disiapkan akan menerima lebar pita sebesar 80 MHz dan diharapkan dapat menghadiri internet murah yang berkecepatan hingga 100 mbps saat spektrum itu digunakan.
Menyinggung hal itu, Marwan yang telah memutuskan mundur dari XL pada akhir bulan Februari ini, menegaskan bahwa harus ada pengukuran yang tepat terkait klaim tersebut, terlebih banyak masyarakat yang membeli layananan berdasarkan paket internet.
"Selama ini kan masyarakat membeli layanan (internet) itu kan secara paket, ada yang 10 (Mbps), 20 (Mbps), 50 (Mbps), ada 100 (Mbps). Nah, coba diukur berdasarkan paket-paket tersebut. Karena masyarakat kan beli sesuai kemampuan mereka," tegas Marwan.
Chief Corporate Affairs XL Axiata, Marwan O Baasir di kantor XL Axiata, Jakarta, Kamis (27/2/2025). Foto: Investortrust/Saliki Dwi Saputra
Selain itu, ada perbedaan signifikan antara jaringan mobile dan fixed broadband (RT/RW net). Di mana jaringan mobile tidak bisa diatur kecepatannya seperti fixed broadband, sehingga keduanya tidak bisa digabung dalam satu pengukuran.
Oleh sebab itu, untuk mendapatkan gambaran kecepatan internet nasional yang sebenarnya, Marwan menyebut harus ada pemisahan antara pengukuran jaringan fixed dan mobile.
Terkait penggunaan frekuensi 1.4 GHz, Marwan mengaku perlu dianalisis apakah frekuensi ini mampu mendukung kecepatan hingga 100 Mbps. Pasalnya, jumlah channel dalam frekuensi 1.4 GHz diperkirakan tidak mencapai 20, sehingga ada tantangan apakah bisa mencapai kecepatan tersebut, terutama di area padat penduduk.
"Kalau nanti area padat, gimana?Ya, coba di-challenge sama kita semua.Ini kalau area padat gimana frekuensi 1,4?" tutup Marwan.
Sebelumnya, Komdigi sudah melakukan penjaringan minat pada proses lelang tersebut. Dari 10 penyelenggara, setidaknya sudah ada 7 penyelenggara yang berminat. (C-13)