Taman Safari IKN akan Dibangun Akhir 2025, Cek!
JAKARTA, investortrust.id – Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) Basuki Hadimuljono mengungkapkan Taman Safari Indonesia (TSI) bersama dengan pengusaha tersohor Garibaldi “Boy” Thohir akan mulai membangun Taman Safari di IKN pada tahun 2025 dan ditargetkan rampung pada 2028 mendatang.
Demikian disampaikan Basuki usai bertemu dengan Bos Adaro Group itu di Kantor OIKN, Jakarta Pusat, Jumat (7/2/2025). “Hari ini saya menerima Pak Garibaldi (Boy) Thohir untuk memastikan pembangunan Taman Safari bersama konsorsiumnya di IKN. Beliau menyampaikan tekadnya bahwa pembangunan dimulai paling lambat akhir tahun ini dan akan berlangsung selama 2-3 tahun ke depan,” katanya melalui keterangan resmi di Jakarta, Senin (10/2/2025).
Basuki mengatakan, OIKN telah menyiapkan lahan seluas 225 hektare (ha) yang akan dimanfaatkan sebagai lokasi Taman Safari. Lahan tersebut telah ditinjau bersama dengan Tim Taman Safari untuk memastikan kesiapan dan kesesuaiannya.
Baca Juga
Catat! Taman Safari Bogor Mulai Terapkan Pembayaran Nontunai Menyeluruh
Kendati demikian, Basuki tak memperinci kapan dilaksanakannya groundbreaking untuk taman hiburan tersebut. “Nanti pada saatnya kalau mereka sudah datang, baru saya akan ngomong,” tambah dia.
Dia juga menjelaskan, OIKN akan mengunjungi kantor Taman Safari Indonesia untuk melanjutkan pembahasan mengenai taman hiburan yang akan dibangun oleh para pengusaha tersebut.
“Sudah ada beberapa alternatif (lokasi), mereka (Taman Safari Indonesia) sudah memilih. Mereka sudah ke sana (IKN). Saya ke sini, saya ke kantornya dia (Taman Safari Indonesia), kira-kira akan bahas lebih serius,” ujar Basuki.
Berdasarkan catatan investortrust.id, Presiden Direktur PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) Garibaldi Thohir atau Boy Thohir mengungkapkan sebanyak 16 pengusaha tambang berniat untuk membangun taman hiburan di IKN.
Baca Juga
“Ke depan, kita melihat hotel, mall, apartemen, dan gedung-gedung perkantoran sudah dibangun di IKN, mungkin dari kita nanti mau bikin sesuatu yang bisa menarik orang dari luar datang ke IKN, bukan orang IKN ke ke luar gitu,” kata Boy Thohir saat ditemui di Universitas Indonesia (UI), Depok, Rabu (16/10/2024) lalu.
Dijelaskan Boy bahwa taman hiburan ini bisa menyerupai taman Safari maupun Theme Park. “Jadi bisa bentuknya taman safari atau theme park atau apa gitu, sehingga warga IKN bahkan warga Balikpapan dan Samarinda bisa datang selama weekend,” terang dia.
Terkait dengan berapa jumlah investasi yang akan digelontorkan untuk pembangunan taman hiburan di IKN ini, Boy Thohir, mengaku belum bisa memberikan angkanya. Sebab, para petinggi perusahaan ingin melihat secara langsung terlebih dahulu bagaimana kondisi di IKN.
“Banyak CEO perusahaan itu belum pernah datang. Jadi saya bilang ‘Seeing is believing.’ Nanti mungkin kita datang dulu. Ini kan prosesnya panjang dan IKN dibangun 20-30 tahun,” ucap Boy Thohir.

