Masuk Tahun ke-15, DSC Dukung Wirausaha Berkelanjutan
JAKARTA, investortrust.id - Ajang program kewirausahaan Diplomat Success Challenge (DSC) genap memasuki tahun ke-15. Pada tahun ini, DSC kembali memberikan dukungan kepada sejumlah wirausaha berbakat dengan dana hibah Rp 2,5 miliar.
Ketua Dewan Komisioner DSC Surjanto Yasaputera menegaskan, selama 15 tahun berjalan, ajang ini tidak hanya mencari wirausaha, tetapi dapat mencerminkan tiga pilar utama DSC, yaitu paham, piawai, dan persona (3P).
Baca Juga
Berani Inovasi! Top 20 Finalis Wirausaha Muda Mandiri (WMM) 2024 Siap Uji Karya di Tahap Akhir
"Bicara social entrepreneur itu memang sangat lekat dengan konsep yang kita inisiasi yakni, 3P. Bahkan konsep itu masih relevan. Artinya, kalau kita melihat benang merah dari tahun ke tahun, para peserta, para pemenang, baik yang mendapatkan modal usaha, maupun yang menjadi best of the best, tetap penilaian 3P-nya melekat," kata Surjanto dalam konferensi pers DSC di Jakarta, Selasa (4/2/2024).
Program kewirausahaan ini diharapkan mendorong inovasi dan pertumbuhan ekonomi di Indonesia. Tahun ini, penghargaan best of the best diberikan kepada Indra Purwidiyanto, pendiri Naruna Ceramics, yang sukses membawa bisnis kerajinan keramik dari garasi kecil di Salatiga hingga ke 16 negara.
Indra menerapkan prinsip keberlanjutan dengan memanfaatkan material daur ulang, seperti limbah kayu, ban bekas, dan abu Merapi, serta memberdayakan 100.000 pelanggan lokal melalui pelatihan keterampilan.
Surjanto menegaskan, terpilihnya Indra tidak hanya mencerminkan 3P, tetapi pada strategi, pemahaman, dan mampu berpikir secara efisien. “Bisnis bisa berubah, tetapi kekuatan wirausahawan terletak pada pemahaman terhadap tantangan, keterampilan berinovasi, dan karakter kepemimpinan yang menginspirasi,” ujarnya.
Baca Juga
Dibutuhkan Lebih Banyak Wirausahawan untuk Mencapai Indonesia Maju
DSC Season 15 memberikan hibah modal usaha senilai Rp 2,5 miliar kepada para finalis dari berbagai kategori bisnis, mulai manufaktur, edukasi digital, industri kreatif, layanan kesehatan hewan, serta aksesoris fashion berorientasi keberlanjutan.
Selain Indra, penerima hibah lainnya Reza Rahman (Gentanala), Devasari Rahmawati (Faber Instrument Indonesia), Teguh Hidayat (Jasgo Academy), Carolina Ardelia (Colore Art & Craft), Muhamad Haikal Azhari (Kamaye), Ivan Taufiq Nugraha (Sutan Vet Medika), dan Ariq Syah (Maore).
DSC turut memberikan apresiasi kepada alumni Diplomat Entrepreneur Network (DEN) yang telah menunjukkan komitmen mengembangkan bisnis dan memberikan dampak sosial. DEN sendiri diharapkan jadi wadah bagi para wirausahawan untuk berkolaborasi dan hingga menjadi solusi untuk keberlanjutan bisnis mereka.
Sekadar informasi, DSC tahun ini mencatat rekor 36.712 proposal peserta, jumlah tertinggi sepanjang sejarah program. Hal ini menunjukkan semakin besarnya minat anak muda Indonesia dalam dunia kewirausahaan. (C-13)

