Stok BBM di SPBU Shell "Menghilang", Ini Penyebabnya
JAKARTA, investortrust.id - Stok bahan bakar minyak (BBM) di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) Shell langka dalam beberapa waktu terakhir. Usut punya usut, hal diakibatkan kendala dalam pengadaan dan penyaluran.
“Shell Indonesia ingin menginformasikan bahwa saat ini terdapat kendala dalam pengadaan dan penyaluran produk BBM,” ucap President Director & Managing Director Mobility Shell Indonesia Ingrid Siburian dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (31/1/2025).
Baca Juga
Shell Dikabarkan Bakal Tutup SPBU di Indonesia, Begini Respons Menteri ESDM
Ingrid menyampaikan, Shell Indonesia berkoordinasi dengan pemangku kepentingan terkait untuk memastikan ketersediaan produk BBM di SPBU Shell secepatnya.
Meski terjadi kelangkaan BBM, Ingrid menyampaikan bahwa SPBU Shell tetap beroperasi untuk melayani masyarakat dengan produk layanan lain, termasuk Shell Select dan bengkel. “Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi,” ucap Ingrid.
Secara terpisah, Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Yuliot Tanjung mengatakan akan berkoordinasi dengan Kepala Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) Erika Retnowati soal kosongnya bahan bakar minyak (BBM) di SPBU swasta.
Baca Juga
Memasuki November 2024: Pertamina, Shell, BP Kompak Naikkan Harga Jual BBM Ini
“Ini akan saya cek dahulu bagaimana kendalanya (distribusi), saya akan koordinasikan dengan kepala BPH Migas,” ucap Yuliot ketika ditemui di kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Jumat.
Meski demikian, ia menyampaikan, Kementerian ESDM sudah memberikan persetujuan impor untuk SPBU swasta mengingat mereka menjual BBM impor. “Ini mereka melakukan impor terhadap BBM yang dijual, dan ESDM sudah memberikan persetujuan impor untuk BP, Shell, dan lain-lain,” kata Yuliot.

