11 KRL Baru dari China Akan Datang Bertahap hingga Juni 2025
JAKARTA, investortrust.id - Direktur Utama PT Kereta Commuter Indonesia (KAI Commuter), Asdo Artriviyanto mengungkapkan, 11 trainset kereta rel listrik (KRL) Jabodetabek dari CRRC Sifang Co., Ltd. akan datang bertahap hingga Juni 2025 mendatang.
"Bertahap (datangnya). Karena ada 11 (trainset) dari CRRC China, dan ada 12 trainset dari INKA [PT Industri Kereta Api (Persero) di tahun ini. Jadi total ada 23 KRL baru nanti," ungkap Asdo saat konferensi pers di Kantor KAI Commuter, Jakarta, Kamis (30/1/2025).
"Importir dari China ini yang sanggup 13 bulan dan rencana akan dipercepat penyelesaian dan pengiriman keretanya. Sesuai dengan time deliver, ini akan selesai di Juni 2025,'' sambungnya.
Asdo menambahkan, PT Industri Kereta Api (Persero) atau INKA akan mengirimkan 2 trainset dari total 12 trainset retrofit di November 2025 mendatang.
"Kalau secara kontraktual ini di bulan November nanti INKA berencana men-deliver 2 trainset retrofit," imbuhnya.
Berdasarkan catatan investortrust.id, KAI Commuter menyampaikan, 11 rangkaian kereta (trainset) dari CRRC Sifang Co., Ltd. dan 2 trainset yang di-retrofit oleh PT INKA akan hadir secara bertahap pada semester I 2025 mendatang.
Eksternal Relations & Corporate Image Care Manager KAI Commuter, Leza Arlan mengatakan, sarana KRL baru tersebut menghabiskan anggaran kurang lebih sebesar Rp 9 triliun.
“Awal semester I 2025 keretanya datang, ini time delivery-nya kita jagain. Nanti di semester II 2025 mudah-mudahan setelah ujian sertifikasinya selesai, itu (masyarakat) bisa menikmati kereta baru,” kata Leza saat ditemui di Stasiun BNI City, Jakarta, Senin (12/8/2024) lalu.
Meski demikian, Leza menerangkan, 11 trainset impor tersebut akan datang ke Tanah Air secara bertahap atau parsial. “Mudah-mudahan bisa terkirim semua (11 trainset-nya), tapi parsial,” tambah dia.
Di kesempatan yang lain, Vice President Public Relations PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI Anne Purba menjelaskan, 11 trainset impor dari China tersebut akan datang secara bertahap mulai dari Januari 2025.
“Mulai dari Januari (2025) itu kan bertahap. Dari China itu ada tiga, kemarin sudah nambah delapan (trainset impor), sehingga semester I-2025 jadi 11 kereta. Jadi di semester I 2025, kita targetkan yang dari China, semuanya sudah ada di Indonesia,” kata Anne Purba saat ditemui di Semarang, Jawa Tengah, Jumat (9/8/2024) lalu.
Ia pun menuturkan, beberapa trainset baru tersebut masih perlu diuji coba agar bisa dioperasikan secara optimal di semester II 2025. “Tapi itu perlu uji coba tidak berpenumpang dan berpenumpang untuk memastikan prasarana dan sarananya connected secara sempurna,” tutup Anne.

