MIND ID Dorong Program Hilirisasi Strategis dan Adaptif Hadapi Risiko Global
JAKARTA, investortrust.id - Manajemen BUMN Holding Industri Pertambangan Indonesia, MIND ID mengimbau para pemangku kepentingan industri pertambangan mineral untuk menyusun program hilirisasi yang strategis dan adaptif. Strategi ini perlu dijalan dengan orientasi masa depan dan menjadi panduan menghadapi risiko ketidakpastian global.
Pandangan ini dilontarkan Direktur Portofolio dan Pengembangan Usaha MIND ID Dilo Seno Widagdo, ketika berbicara dalam forum MIND ID Commodities Outlook Through Geopolitical Impact 2025, yang digelar di The Ritz-Carlton Pacific Place Jakarta, Selasa (26/11/2024).
Wacana ini dikemukakan setelah manajemen MIND ID mencermati dinamika geopolitik global yang berpotensi memengaruhi pasar komoditas, terutama yang menjadi andalan Indonesia.
Dilo Seno Widagdo memaparkan, perseroan berada dalam posisi yang sangat siap untuk menjawab tantangan geopolitik ke depan. Diprediksi, tantangan ini berpotensi memicu fluktuasi harga komoditas, hingga perubahan kebijakan perdagangan internasional.
Baca Juga
Kinerja Keuangan Solid, MIND ID Konsisten Dukung Penerimaan Negara
Menghadapi tantangan tersebut, perseroan telah menerapkan strategi operasioal cost leadership yang mampu menyerap risiko geopolitik. Strategi ini diharapkan mampu menjaga daya saing perseroan. Grup MIND ID telah memiliki rencana investasi pengembangan usaha jangka menengah diikuti dengan sinergi dan kolaborasi yang kuat di internal Grup MIND ID.
MIND ID juga berkomitmen mendukung target pertumbuhan ekonomi yang agresif yaitu 6%–8%. “Aspirasi tersebut sangat memungkinkan, khususnya dengan mengoptimalkan sektor industri mineral dan batu bara. Kita memiliki ketersediaan bahan baku komoditas di dalam negeri, dan nilai tambahnya dapat ditingkatkan melalui hilirisasi untuk menjawab kebutuhan pasar, baik domestik maupun global,” papar Dilo.
Ia menambahkan, MIND ID memprioritaskan strategi hilirisasi yang mencakup 8 sektor prioritas dan 21 komoditas. Target hilirisasi prioritas mencakup komoditas nikel, tembaga, timah, emas, aluminium, serta batu bara, yang juga menjadi bisnis andalan grup MIND ID.
Baca Juga
MIND ID Fokus pada 5 Proyek Strategis di Tahun 2025, Apa Saja?

