Presiden Prabowo Minta Bulog Bantu Distribusi Minyakita Guna Stabilkan Harga
JAKARTA, investortrust.id - Presiden Prabowo Subianto memerintahkan Perum Bulog untuk ikut membantu penyaluran atau pendistribusian minyak goreng kemasan, Minyakita. Hal ini diungkapkan oleh Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Arief Prasetyo Adi.
Arief mengungkapkan, Bulog diminta Presiden Prabowo ikut turun tangan, lantaran harga Minyakita masih tinggi dan melebihi harga eceran tertinggi (HET) yang telah ditetapkan pemerintah, yakni Rp 15.700 per liter.
Baca Juga
Bulog Diminta Kuasai Komoditas Pangan Guna Dukung Swasembada 2027
"Presiden Prabowo Subianto saat rapat terbatas mengatakan kalau harga Minyakita masih tinggi saat dikerjakan pihak swasta, Bulog saja yang distribusi," ucap Arief saat ditemui usai rapat koordinasi terbatas neraca pangan 2025, Jakarta, Senin (9/12/2024).
"Masih ada minyak goreng jenis lain yang bisa dijual pihak swasta. Jadi stok ini biar dikuasai oleh BUMN, supaya bisa distribusikan dan kita bisa kontrol sesuai dengan harga yang ditetapkan Rp 15.700 (per liter),” terangnya.
Lebih lanjut, Arief mengungkapkan, salah satu penyebab tingginya harga Minyakita akibat kendala sisi distribusi. Namun dengan bantuan dari Bulog dapat menyalurkan Minyakita ke daerah-daerah di luar pulau Jawa diharapkan terkendali.
Baca Juga
Mendag Budi Blak-Blakan Ungkap Penyebab Harga Minyakita Melambung Jadi Rp 17.100 per Liter
"Jadi tingkat kecepatan kita mendistribusikan itu menjadi penting, sehingga yang paling benar adalah setiap tempat itu harus punya cadangan pangan Pemerintah Daerah. Hari ini yang punya gudang di seluruh Indonesia, sejumlah 1.593 gudang, itu hanya Bulog," papar Arief.
Berdasarkan data dari Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok (SP2KP) Kementerian Perdagangan (Kemendag), harga tertinggi Minyakita terjadi di wilayah Papua Tengah dan Papua Barat dengan nilai sekitar Rp 18.700 per liter.

