Pertamina NRE Optimistis Wujudkan Target 75 GW Energi Terbarukan
JAKARTA, investortrust.id – Direktur Proyek & Operasi Pertamina New & Renewable Energy (NRE), Norman Ginting, optimistis target pemerintah yang ingin membangun pembangkit energi terbarukan berkapasitas 75 gigawatt (GW) bisa terwujud.
Target tersebut pertama kali disampaikan oleh Ketua Delegasi RI untuk Konferensi Perubahan Iklim PBB/Conference of the Parties (COP) ke-29, Hashim Djojohadikusumo di Baku, Azerbaijan, Selasa (12/11/2024).
Angka 75 GW pembangkit energi terbarukan tersebut sejatinya akan tercantum dalam Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) 2024-2040, di mana disebutkan kebutuhan listrik nasional sekitar 100 GW.
“Target tersebut mencakup 75 GW dari energi terbarukan, 20 GW dari natural gas, dan 5 GW dari energi nuklir. Ini adalah sesuatu yang global dan memungkinkan terjadi dengan adanya sinkronisasi antara pembangkit gas dengan energi baru terbarukan,” ujar Norman dalam acara Electricity Connect, Kamis (21/11/2024).
Norman menyebutkan, salah satu implementasi yang sudah dilakukan Pertamina adalah integrasi pembangkit gas dengan energi terbarukan di Rokan, Kabupaten Rokan Hilir di Provinsi Riau. Menurutnya, proyek seperti ini menunjukkan potensi besar untuk diterapkan secara lebih luas dengan dukungan pasokan gas yang memadai dan infrastruktur gas yang andal.
Selain itu, Norman juga menyoroti keberhasilan operasional Pembangkit Listrik Tenaga Gas dan Uap (PLTGU) Jawa-1 sebagai salah satu model strategis yang akan dikembangkan lebih lanjut, khususnya di wilayah Jawa dan Sumatera.
Baca Juga
Prabowo Tegaskan Komitmen Indonesia terhadap Energi Terbarukan
“Model-model pembangkit seperti ini sangat penting, terutama untuk meningkatkan kecepatan pemulihan saat terjadi pemadaman listrik,” ucap dia.
Norman sejatinya merujuk pada kejadian blackout tahun 2019 yang membuktikan pentingnya pembangkit gas yang tangguh dan responsif.
Selain itu, Pertamina NRE juga menegaskan komitmennya dalam bekerja sama dengan berbagai pihak, termasuk PLN dan mitra lainnya, untuk mencapai target nasional 100 GW kapasitas energi pada tahun 2040.
“Yang kita ingin sampaikan adalah new national target yang berkaitan 100 MW itu something yang achievable, something yang realistic, yang kita optimistis dengan semangat semangat sinergi dari seluruh stakeholder, ini akan tercapai," ujar Norman.
Target ambisius ini sejalan dengan upaya pemerintah untuk mempercepat transisi energi dan mendorong diversifikasi sumber energi, sekaligus memastikan pasokan listrik yang stabil dan andal bagi masyarakat Indonesia dalam mewujudkan swasembada energi.

