PLN Gandeng Mubadala Energy Kembangkan Potensi Gas Bumi Lebih dari 8 TCF
ABU DHABI, investortrust.id - PT PLN (Persero) melalui subholding Energi Primer Indonesia (PLN EPI) menggandeng perusahaan energi Uni Emirat Arab (UEA), Mubadala Energy untuk kerja sama utilisasi dan pengembangan infrastruktur gas bumi dari Blok Andaman Selatan yang terletak di lepas pantai utara Aceh dengan potensi lebih dari lebih dari 8 trillion cubic feet (TCF) gas.
Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo mengatakan, kerja sama ini merupakan wujud komitmen perseroan untuk mendorong pemanfaatan gas bumi di sektor kelistrikan. Menurutnya, upaya ini searah dengan program transisi energi pemerintah Indonesia untuk mencapai Net Zero Emission 2060.
“Gas bumi merupakan sumber energi yang vital dalam mendorong transisi energi sektor kelistrikan. Indonesia memiliki potensi sumber gas bumi yang melimpah dan kerjasama ini akan mendorong hadirnya alternatif sumber energi untuk pembangkit listrik,” kata Darmawan dalam keterangan resmi yang diterima di Jakarta, dikutip Senin (11/11/2024).
Adapun kolaborasi ini ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) kedua belah pihak pada Selasa (5/11/2024) di Abu Dhabi, UEA.
Baca Juga
Dukung Transportasi Hijau Perkotaan, PLN Tingkatkan Pasok Listrik Transjakarta hingga 7,5 MVA
Darmawan menambahkan, PLN berpotensi mendapatkan pasokan gas sebagai sumber energi rendah emisi melalui kolaborasi dengan perusahaan dari UEA. Selanjutnya, kedua belah pihak akan segera melakukan studi menyeluruh terkait pemanfaatan gas yang ditemukan di Blok Andaman Selatan.
“PLN berkomitmen penuh mengembangkan energi yang lebih hijau untuk memastikan masa depan yang lebih baik untuk generasi mendatang. Perubahan iklim menjadi isu global sehingga dalam penanganannya pun diperlukan kolaborasi kolektif,” imbuh dia.
Di sisi lain, Managing Director & CEO Mubadala Energy, Mansoor Mohamed Al Hamed mengatakan, penandatanganan MoU menjadi tahapan penting dalam pengembangan energi berkelanjutan antara kedua belah pihak.
“Kami percaya dengan kerja sama ini kita dapat mengoptimalkan potensi Blok Andaman Selatan dan memberikan dampak yang signifikan bagi perusahaan maupun seluruh wilayah,” kata Mansoor.
Baca Juga
PLN Hadirkan Listrik Bersih di Smelter Antam Sulawesi Tenggara
Direktur Utama PLN EPI, Iwan Agung Firstantara menjelaskan, gas bumi yang akan dieksplorasi berasal dari sumur Layaran dan Tangkulo di wilayah lepas pantai utara Aceh. Kedua sumur tersebut diestimasi mengandung lebih dari 8 TCF gas.
Dengan sumber daya gas alam ini, lanjut Iwan, PLN EPI dan Mubadala Energy akan terus mengembangkan infrastruktur yang mendukung pemrosesan, transportasi, dan distribusi gas, sehingga dapat mendukung kebutuhan energi bersih yang kian meningkat di Indonesia.
“Kami berharap studi ini dapat menghasilkan peta jalan yang konkret dalam pemanfaatan gas alam sebagai solusi energi bersih yang tidak hanya ramah lingkungan, tetapi juga berdampak positif pada ekonomi lokal dan infrastruktur Indonesia,” ujar Iwan.
Lebih lanjut, Iwan menuturkan, kerja sama ini juga mencakup pengembangan kapasitas sumber daya manusia di PLN melalui lokakarya dan diskusi kelompok untuk memperkuat keahlian dalam pengelolaan infrastruktur gas terutama dalam mewujudkan Astacita swasembada energi yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto.
“Kerja sama ini juga akan menetapkan parameter untuk mengkaji peningkatan infrastruktur yang diperlukan untuk mendukung pemrosesan gas, transportasi, dan pertumbuhan ekonomi lokal dalam mendukung tujuan ketahanan energi dan transisi energi Indonesia,” pungkas dia.

