Nvidia-Indosat Rencanakan Groundbreaking Pusat Pengembangan AI di Solo Tahun 2025
JAKARTA, investortrust.id - PT Indosat Tbk atau Indosat Ooredoo Hutchison (ISAT) mengungkapkan, pembangunan pusat pengembangan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) yang berkolaborasi dengan Nvidia Corp. di Solo Technopark, Surakarta, Jawa Tengah mulai tahun depan.
Senior Vice President (SVP) Head of Corporate Communication Indosat Steve Saerang menyebut, peletakan batu pertama atau groundbreaking Center of Excellence (CoE) AI di Solo Technopark akan dilakukan pada 2025. Sayangnya, dia belum bisa mengungkapkan secara detail mengenai rencana tersebut.
Sebagai catatan, Solo Technopark merupakan kawasan sains dan teknologi yang terletak di Jl Ki Hajar Dewantara No 19 Jebres, Surakarta.
Baca Juga
Indosat (ISAT) Nyatakan Komitmennya Dukung Program Makan Bergizi Gratis Prabowo-Gibran
“Insyaallah tahun depan groundbreaking,” katanya ketika ditemui di Kantor Pusat Indosat, Jakarta Pusat, Jumat (8/11/2024).
Steve menjelaskan pembangunan CoE AI di Solo Technopark menggunakan skema bangun guna serah aatau BGS sehingga kelak fasilitas ini bakal diserahkan ke Pemerintah Kota (Pemkot) Surakarta.
Adapun, terkait dengan nilai investasi yang dikucurkan untuk pembangunan fasilitas tersebut Steve mengaku belum bisa mengungkapkannya.
Namun, sebelumnya beredar informasi bahwa nilai investasi yang dikeluarkan oleh Nvidia untuk membangun pusat pengembangan AI di Indonesia mencapai US$ 200 juta atau sekitar Rp 3 triliun.
"Nilainya kita gak bisa disclose (ungkapkan). Karena mungkin secara yang beredar dari awal itu kan mungkin secara investasinya itu dinilai bukan cuman dari nilai bangunan, tetapi juga ada GPU (Graphic Processing Unit)," tuturnya.
Baca Juga
Indosat (ISAT) Tambah 26.000 BTS dalam Setahun, Terbanyak Jenis Ini
Indosat menargetkan pembangunan ini maksimal selesai sebelum dua tahun. Oleh karena itu, Steve menyebut Solo Technopark bisa dipakai pada 2027.
Karena pembangunan fasilitas ini menggunakan skema BGS, Pemkot Surakarta bakal mendapatkan hak atas lahan itu setelah 15 tahun. “Iya, (15 tahun kemudian) jadi milik Pemerintah Daerah Solo,” katanya.
Steve menjelaskan akan ada sejumlah fasilitas di CoE AI Indosat di Solo Technopark, antara lain sandbox yakni program inkubasi dan akselerasi untuk startup yang akan meluncurkan suatu inovasi. Kemudian ada pusat pelatihan talenta, pusat riset berupa center of excellence, dan tempat pertemuan pakar.
“Jadi kalau bisa, kita mengundang pakar dari luar ketemu dengan pakar dari dalam negeri dan mereka bisa bertemu di sana,” ujar Steve.

