Begini Spesifikasi Perumahan MBR yang Digarap Agung Sedayu di Tangerang
JAKARTA, investortrust.id – Agung Sedayu Group tengah menggarap perumahan gratis bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) di atas lahan 2,5 hektare (ha) tepatnya di Kabupaten Tangerang, Banten yang ditargetkan rampung pada kuartal IV-2025.
Bos Agung Sedayu Group, Sugianto Kusuma atau biasa disapa Aguan memaparkan, pihaknya akan membangun sebanyak 250 unit dengan rumah tipe 36, luas tanah 60 meter persegi (m2), serta perabotan yang lengkap di setiap unitnya.
“250 rumah, tipe 36, tanahnya 60 meter persegi, sama isinya (full furnished, red),” terang Aguan dalam acara groundbreaking rumah gratis bagi MBR di Kabupaten Tangerang, Banten, Jumat (1/11/2024).
Adapun satu unit rumah nantinya akan mempunyai dua kamar tidur, satu kamar mandi, ruang keluarga, dapur, hingga parkiran mobil dan sepeda motor. Tak sampai di situ, klaster ini juga memiliki fasilitas publik seperti taman, masjid, dan sekolah.
Sebelumnya Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait telah melakukan prosesi groundbreaking rumah tapak gratis sebanyak 250 unit di Kecamatan Pakuhaji, Kabupaten Tangerang, Banten untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).
Maruarar mematok target penyelesaian ratusan unit tersebut hingga kuartal IV-2025, tepatnya di Hari Sumpah Pemuda pada 28 Oktober 2025.
''Ini bukan waktunya kita basa-basi ngomong 'Gotong Royong,' tapi nggak pernah Gotong Royong. Ini waktunya kata dan tindakan sama,'' lugas Ara, sapaan akrab Maruarar, di Kabupaten Tangerang, Jumat (1/11/2024).
Aguan turut menyampaikan, pihaknya siap mendukung program tiga juta rumah setahun Presiden Prabowo Subianto untuk mengentaskan backlog perumahan di Indonesia.
''Memang canangan ini buat rakyat atas janjinya Presiden, sehingga kita (Agung Sedayu Group, red) langsung menyatakan, 'Oke kita bantu bangun rumahnya ini.' Kita juga mengharapkan kepada pengusaha-pengusaha yang lain bisa ikut (membangun rumah) bahwa ini betul-betul buat rakyat kurang beruntung (MBR),'' kata Aguan.
Aguan menambahkan, pihaknya telah menyisihkan sebagian dari dana corporate social responsibility (CSR) perusahaan untuk dipakai dalam tahap awal pembangunan 250 unit rumah ini. Namun, ia belum dapat memperinci total biaya yang akan digelontorkan sampai rampungnya proyek ini.
''Ini semua dananya sekitar Rp 60 miliar, memang kita dari perusahaan sudah siapin setiap tahun ada sisihkan dari CSR-nya,'' terang dia.

