MIND ID Harap Pemerintahan Baru Makin Optimalkan Sektor Manufaktur
JAKARTA, investortrust.id - Direktur Utama MIND ID Hendi Prio Santoso berharap pemerintahan baru yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto bisa semakin mengoptimalkan sektor manufaktur hingga ke hilir agar ekonomi nasional bisa tumbuh signifikan.
“Saya harapkan pada pemerintah baru agar meningkatkan sektor industri manufaktur yang paling hilir supaya ada estafet yang jalan. (Sehingga) bahan baku yang kita buat nanti tetap ada nilai tambah di Indonesia karena industri manufakturnya ada di Indonesia,” ujarnya, di Jakarta, Rabu (30/10/2024).
Menurut Hendi, pada Indonesia Emas 2045 mendatang, sektor manufaktur ditargetkan memiliki kontribusi sebesar 28% dari total produk domestik bruto (PDB). Namun jika dilihat sejak 2014 hingga kuartal kedua tahun ini turun sampai ke level 18%.
Baca Juga
Hilirisasi Tekan Impor dan Dorong Geliat Manufaktur Nasional
Kontribusi manufaktur terhadap PDB nasional ini, lanjut dia, jelas kalah dibanding dengan negara tetangga seperti Vietnam yang memiliki porsi manufaktur 30% terhadap PDB, Thailand 27%, Malaysia yang tidak punya sumber daya alam (SDA) sebesar 24%
“Kita ini kan kaya SDA, tapi kok tidak bisa punya rasio-rasio seperti negara tetangga kita,” kata Hendi.
Dikatakan dia, dari sisi comparative advantage, competitive labour cost atau biaya tenaga kerja yang kompetitif di Indonesia sudah lumayan tinggi dibanding negara-negara tetangga. Tapi kebanyakan tenaga kerja di Indonesia itu buruh seperti di pabrik sepatu, tekstil, dan lainnya.
Baca Juga
Presiden Prabowo Beri Tugas ke Menperin Agus, Sektor Manufaktur Harus Terbang Tinggi
“Bukan hi-tech. Yang hi-tech sudah terlanjur digarap Vietnam, Malaysia. Ini harus dikejar, karena kita juga di MIND ID punya niat baik bagaimana kita bisa optimal kepada negara ini,” ucap Hendi.

