Menkop Budi Arie Prioritaskan Program Digitalisasi Koperasi
JAKARTA, investortrust.id - Menteri Koperasi (Menkop) Budi Arie Setiadi mengungkapkan prioritasnya setelah resmi dilantik pada Senin (21/10/2024) di Komplek Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat oleh Presiden Prabowo Subianto.
Pria yang sebelumnya menjabat sebagai Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) itu mengatakan digitalisasi koperasi menjadi salah satu program prioritas 100 hari pertama masa kerjanya sebagai Menteri Koperasi. Adapun, program prioritas lainnya adalah mengubah citra koperasi atau rebranding.
"Jadi salah satu dari 100 hari program prioritas kementerian saya selain rebranding yang kedua adalah digitalisasi koperasi," katanya saat memberikan sambutan di acara serah terima jabatan Menteri Komunikasi dan Informatika ke Menteri Komunikasi dan Digital di kantor Kementerian Komunikasi dan Digital, Jakarta Pusat, Senin (21/10/2024).
Baca Juga
Oleh karena itu, Budi Arie meminta bantuan dari Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid agar program prioritasnya dapat berjalan dengan baik. Karena tidak dapat dipungkiri jika transformasi digital sudah bukan lagi pilihan, tetapi menjadi sebuah keharusan.
"Jadi wajah-wajah digital di sini yang sudah saya kenali diharapkan rela dan ikhlas untuk membantu digitalisasi koperasi atas arahan dan perintah Bu Menteri Komunikasi dan Digital," ujarnya.
Sebelumnya, pria yang juga dikenal sebagai Ketua Umum Relawan Pro Joko Widodo (Jokowi) atau Projo itu menyatakan bahwa koperasi harus menjadi tulang punggung Indonesia ke depan. Hal tersebut merupakan keinginan dari Prabowo yang baru dilantik menjadi orang nomor satu di Indonesia pada Minggu (20/10/2024) kemarin.
Baca Juga
Dilantik Jadi Menperin, Agus Gumiwang Siapkan Sektor Andalan 5+2
“Karena koperasi di Indonesia itu didirikan oleh kakeknya Pak Presiden, Pak Margono Djojohadikusumo dan juga bapak beliau Profesor Soemitro Djojohadikusumo juga penggiat koperasi,” ujarnya ketika ditemui di Komplek Istana Kepresidenan, Minggu (20/10/2024).
Budi Arie mengungkapkan Prabowo ingin berkembangnya ekonomi harus dibarengi dengan langkah yang melibatkan rakyat. Oleh karena itu, koperasi harus mengalami pertumbuhan signifikan untuk mensejahterakan para anggotanya.
“Kita di Kementerian Koperasi bertekad untuk menyukseskan dan menggairahkan koperasi di Indonesia supaya koperasi ini bisa menjadi salah satu lokomotif pertumbuhan dan pemerataan ekonomi nasional,” tuturnya.
Baca Juga
Dilantik Jadi Menko Pemberdayaan Masyarakat, Cak Imin Sebut Tugas Berat
Di sisi lain, Budi Arie mengungkapkan bahwa kantor Kementerian Koperasi dipisahkan dengan Kementerian Usaha Kecil dan Menengah (UKM) bukan tanpa alasan. Hal tersebut dilakukan agar koperasi tidak dipandang terus menerus sebagai wadah yang kecil.
“Kantornya di Kuningan (Jakarta Selatan), nanti soal (finalisasi) birokrasinya karena ini saya kan ditanya, ’Kenapa koperasi dipisah dengan UMKM?’ Supaya koperasi ini tidak terkesan UMKM (usaha mikro, kecil, dan menengah), karena di seluruh dunia banyak koperasi raksasa,” sebutnya.
Sebagai catatan, Kementerian Koperasi dan Kementerian UKM merupakan pecahan Kementerian Koperasi dan UKM (Kemenkop UKM) pada pemerintahan sebelumnya.

