Jelang Jabatan Berakhir, Menparekraf Sandiaga Luncurkan Masterplan 4 Destinasi Wisata Prioritas Ini
JAKARTA, investortrust.id - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno jelang akhir masa jabatannya akan meluncurkan dokumen rencana induk (masterplan) daya tarik wisata untuk destinasi wisata di empat daerah yang masuk dalam destinasi prioritas.
Destinasi wisata tersebut di antaranya Air Terjun Tekaan Telu di Tomohon, Sulawesi Utara yang merupakan penyangga Destinasi Super Prioritas (DSP) Likupang, Cemara Shiu Geopark Rinjani di Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB) yang mendukung DSP Mandalika. Kemudian DTW Pulau Dodola di Pulau Morotai yang merupakan bagian dari Destinasi Prioritas Morotai, Maluku Utara dan DTW Pulau Kumala di Kabupaten Kutai Kartanegara yang merupakan wilayah penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN).
Baca Juga
Kemenparekraf Akan Perbanyak Pelatihan dan Sertifikasi SDM Pariwisata
Sandiaga mengatakan, masterplan daya tarik wisata yang telah disusun sejak Mei 2024 ini diharapkan dapat mewujudkan destinasi yang berkualitas dan berkelanjutan. “Harapan kita untuk terus mengembangkan masterplan ini, dan saya mengapresiasi tim tenaga ahli dari Universitas Sam Ratulangi Manado, Universitas Katolik De La Salle Manado, Universitas Mataram Nusa Tenggara Barat, dan P2Par ITB (Institut Teknologi Bandung), serta pemerintah daerah dan pihak swasta yang berkontribusi dalam penyusunan masterplan ini,” katanya melalui keterangan resmi Kementerian Pariwisata Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf), dikutip Rabu (16/10/2024).
Kepala Pusat Perencanaan dan Pengembangan Kepariwisataan Institut Teknologi Bandung Budi Faisal, menyampaikan bahwa proses penyusunan masterplan dilakukan dengan melibatkan pemerintah pusat, pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten/kota, tokoh masyarakat, dan juga asosiasi dunia usaha.
“Itu yang paling utama, dalam prosesnya kita melibatkan semuanya dalam pembuatan masterplan daya tarik wisata ini,” kata Budi.
Baca Juga
Sandiaga Uno Siapkan Skenario Transisi di Kemenparekraf, Termasuk Pemecahan Jadi 2 Kementerian
Pj. Bupati Lombok Timur, Muhammad Juaini Taofik, menyampaikan masterplan daya tarik wisata ini diharapkan bisa meningkatkan kunjungan wisata di Lombok Timur.
“Kami berterima kasih, begitu daerah kami ditetapkan sebagai destinasi super prioritas, dari statistik kunjungan wisata pada tahun 2023 itu 53 ribu lebih. Sekarang di akhir September, kami sudah mencapai 94 ribu lebih kunjungan luar biasa. Alhamdulillah dengan finalnya masterplan ini akan lebih semangat untuk meningkatkannya,” kata Taofik.
Taofik akan memanfaatkan masterplan daya tarik wisata ini untuk pengembangan fasilitas wisata Cemara Shiu, sebagai upaya pengembangan Geopark Rinjani untuk mewujudkan destinasi pariwisata yang berkualitas, berdaya saing dan berkelanjutan.

