Prabowo Bakal Bentuk Kementerian UMKM, Maman Abdurrahman Calon Kuat Menteri
JAKARTA, investortrust.id - Presiden Terpilih Prabowo Subianto disebut bakal membentuk Kementerian Usaha Mikro dan Kecil Menengah (UMKM) dalam komposisi kabinet pemerintahan mendatang. Kepastian ini disampaikan oleh Politikus Partai Golkar, Maman Abdurrahman, saat memenuhi panggilan Prabowo untuk datang ke Kertanegara IV, Jakarta, Senin (14/10/2024).
Dalam pertemuan terbatasnya dengan Prabowo, mulanya dia mengakui diajak untuk berdiskusi perihal sektor UMKM di Indonesia. Diketahui pertemuan tersebut juga disaksikan oleh Ketua Harian Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad.
"Beliau (Prabowo) menitipkan bagaimana caranya agar industri besar di seluruh Indonesia bisa melibatkan sektor UMKM," kata Maman usai bertemu dengan Prabowo di Kertanegara, Jakarta, Senin (14/10/2024).
Ketika disinggung perihal apakah Prabowo telah menunjuk dirinya untuk bertugas sebagai menteri di kabinet pemerintahan mendatang, dirinya enggan berkomentar lebih jauh. Namun dirinya terang-terangan meminta dukungan publik agar berperan optimal dalam memajukan sektor UMKM, khususnya dalam 5 tahun mendatang.
Baca Juga
Harga Minyak Turun 2% Dipicu Sentimen Stimulus China dan Proyeksi OPEC
"Poin yang ingin saya sampaikan mohon doanya dan dukungannya ini tugas cukup berat 5 tahun ke depan sektor UMKM bisa maju dan besar," sambung dia.
Diketahui saat ini sektor UMKM berada di bawah naungan Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Kemenkop UKM). Dan pada kesempatan itu, Maman memastikan Prabowo akan membentuk Kementerian UMKM, yang akan terpisah dari Kementerian Koperasi.
"Iya (pemisahan Kementerian Koperasi dan Kementerian UMKM), jadi sekarang sebetulnya ini kementerian lama tapi nomenklaturnya dipisah, yaitu ada koperasi dan UMKM," beber dia.
Respons Kemenkop UKM
Di kesempatan terpisah Deputi Bidang Kewirausahaan Kemenkop UKM Siti Azizah memberikan respons soal wacana pemisahan antara Kementerian Koperasi dan Kementerian UMKM. Dia mengakui hingga hari ini masih belum mengetahui detail rencana Prabowo soal pemisahan Kementerian Koperasi dan UMKM. Namun dia berpendapat, tidak perlu ada pemisahan antara Kementerian Koperasi dengan UMKM.
"Itu pendapat saya pribadi, saya belum tahu arahan presiden berikutnya bagaimna," kata Azizah di kantor Kemenkop UKM, Jakarta, Senin (14/10/2024).
Dia mencontohkan seperti apa yang saat ini ada di Korea Selatan. Di Korea, kata dia, hanya terdapat satu kementerian yang menaungi usaha rintisan (startup) hingga kategori small medium enterprises (SME) atau UMKM.
Baca Juga
Lengkap, Daftar 49 Calon Menteri Prabowo yang Sudah Dipanggil ke Kertanegara
"Jadi isinya wirausaha dan usaha kecil mikro menengah, artinya bisa aja (tanpa dipisah)," sebut dia.

