Perkuat Eksposur di Kancah Internasional, Ini Langkah yang Dilakukan Telkom
NUSA DUA, investortrust.id - Presiden Direktur PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) Ririek Adriansyah mengakui pentingnya menjaga eksistensi perusahaan di tataran internasionl. Dengan begitu, perusahaan akan tetap dikenal dan bisa bermitra dengan pemain global.
“Penyelenggaraan BATIC 2024 ini adalah salah satu upaya kita (menjaga eksistensi). Agar kita tetap dikenal di kancah regional maupun internasional,” kata Ririek dalam konferensi pers BATIC 2024 di Westin Resort, Nusa Dua, Bali. Turut hadir pada kesempatan itu, Direktur Wholesale & International Service Telkom Bogi Witjaksono, Direktur Group Business Development Telkom Honesti Basyir, Chief Executive Officer Telin Budi Satria Dharma Purba, serta SVP Corporate Communication & Investor Relations Telkom Ahmad Reza..
Tak hanya menyelnggarakan event bertaraf internasional, Telkom juga ikut berpartisipasi pada event internasional yang digelar di berbagai negara. Baik di Asia Pasifik, maupun Eropa.
Terus Meningkat
Bali Annual Telkom International Conference (BATIC) diselenggarakan oleh anak Perusahaan Telkom, yaitu PT Telekomunikasi Indonesia International (Telin), Penyelenggaraan event ini terbilang sukses dan terus berkembang. Hingga kini, BATIC sudah diselenggarakan sebanyak sembilan kali.
BATIC 2024 diadakan di The Westin Resort, Nusa Dua, Bali, 27-30 Agustus 2024. Tak sekadar event pameran, BATIC menghubungkan para pemimpin industri, inovator, dan pembuat kebijakan dari berbagai negara. Mereka membahas tren dan tantangan yang sedang berkembang di dunia.
BATIC 2024, kata Ririek, menjadi forum bagi pelaku industri telekomunikasi global untuk menekankan pertumbuhan berkelanjutan dalam industri telekomunikasi. Menyeimbangkan kemajuan teknologi dengan tanggung jawab lingkungan, sosial dan tata kelola yang baik (ESG).
BATIC saat ini telah bertransformasi dari event berskala regional menjadi bertaraf global. Salah satu bukti, partisipan BATIC berasal dari berbagai negara. Pada tahun ini, BATIC dihadiri lebih dari 1.300 peserta dari 446 perusahaan di lebih dari 40 negara.
Ririek juga mengungkapkan bahwa perhelatan BATIC 2024 sejalan dengan misi Telkom dalam meningkatkan kompetensi dan kapabilitas di bisnis digital. Salah satunya ditempuh melalui kerja sama dengan berbagai mitra strategis.
“Di Telkom, ada (strategi) five bold moves di mana kita tidak hanya main di telco tapi juga beyond telco. Kalau kita lihat di BATIC ini ada banyak sekali perusahaan (yang berpartisipasi), ada AI, ada data center dan lain sebagainya,” ucap Ririek.
Terkait ESG (Environment, Social, Governance) yang kini sudah menjadi tren global, Telkom juga memiliki perhatian terhadap aspek ESG di industri digital. “Sebagai perusahaan publik, apalagi tercatat di New York, tentunya kita harus mengikuti. Telkom wajib membuat laporan ESG,” katanya. Kepedulian pada ESG ini juga tercermin pada tema BASIC 2024, yaitu ‘Cultivating a Sustainable Digital Ecosystem’.
BATIC 2024 menjadi platform global bagi pertukaran ide, inovasi, dan strategi dalam industri telekomunikasi. Acara ini bertujuan untuk mendorong kolaborasi internasional, menampilkan peran Indonesia dalam lanskap telekomunikasi global, mendorong inovasi berkelanjutan, mengeksplorasi tren masa depan dalam konektivitas digital, serta meningkatkan konektivitas global.
Para peserta berkesempatan menjelajahi lanskap dinamis industri digital dan telekomunikasi. Mereka juga mendapatkan akses ke sesi-sesi diskusi terkait tren industri terkini, pembaruan pasar, dan perkembangan terbaru lainnya. Hal ini memperluas wawasan tentang masa depan industri digital dan telekomunikasi.
“BATIC 2024 merupakan wujud komitmen TelkomGroup sekaligus kontribusi Telin terhadap komunitas digital dan telekomunikasi. Acara ini juga diharapkan berkontribusi positif terhadap ekosistem digital yang berkelanjutan, dengan mendorong inovasi melalui kemitraan global,” kata Chief Executive Officer Telin Budi Satria Dharma Purba. Budi menambahkan, minat peserta tahun ini meningkat dibanding sebelumnya. “Jumlah peserta meningkat sekitar 30%,” katanya.
Direktur Group Business Development Telkom Honesti Basyir mengatakan, BATIC 2024 memberikan kontribusi terhadap kinerja bisnis TelkomGroup secara keseluruhan, yang sejalan dengan strategi perusahaan. "Perluasan bisnis internasional menjadi salah satu pendorong pertumbuhan dan profitabilitas perusahaan yang memberikan hasil baik dan dampak yang lebih luas," bebernya.
Baca Juga
Public Expose Live 2024: Telkom (TLKM) Fokus Ciptakan Pertumbuhan Pendapatan Berkelanjutan
Dipaparkan, Telin terus mengembangkan konektivitas melalui jaringan kabel bawah laut yang luas. TelkomGroup, kata Honesti, tidak hanya memajukan ekosistem konektivitas, tetapi juga memperkuat infrastruktur vital yang menopang sektor Data Center.
BATIC 2024 diharapkan menjadi pengalaman yang mengesankan bagi para pesertanya, dengan menampilkan berbagai peluang networking, seminar, dan diskusi yang dimaksudkan untuk mendorong inovasi dan kolaborasi dalam sektor telekomunikasi.
BATIC, menurut Budi Satria, terus memajukan brand image Indonesia, TelkomGroup, dan Telin sebagai pemimpin di lanskap telekomunikasi Asia Pasifik.
Konferensi internasional ini, papar dia, berfungsi sebagai platform penting bagi para pemangku kepentingan di seluruh industri untuk bertemu, berdiskusi, berkolaborasi, dan membangun jaringan yang kuat, sehingga pada akhirnya akan menghasilkan kesepakatan bisnis dan kemitraan.
BATIC diharapkan dapat berkembang menjadi platform utama yang tidak hanya menciptakan peluang bisnis baru bagi TelkomGroup dan para peserta lainnya di sektor telekomunikasi, namun juga memberikan kontribusi yang signifikan bagi industri telekomunikasi nasional dan global.
Baca Juga
Telin Gelar BATIC 2024 di Bali, Fokus pada Kemajuan Teknologi dan Transformasi Digital

