Pelita Air Siap Buka Rute Penerbangan Internasional Pertamanya Tahun Ini
JAKARTA, investortrust.id - PT Pelita Air Service akan membuka rute penerbangan reguler internasional pertamanya. Rute yang bakal dibuka maskapai penerbangan tersebut adalah Jakarta-Singapura PP tahun ini.
Direktur Komersial Pelita Air Asa Perkasa mengatakan, rute penerbangan Jakarta-Singapura PP akan mengawali ekspansi Pelita Air ke luar negeri. Setelah rute penerbangan tersebut, maskapai penerbangan anak usaha PT Pertamina (Persero) itu akan membuka rute penerbangan internasional lainnya, khususnya di negara-negara Asia Tenggara.
“Kita baru akan mencoba untuk nge-play terbang di internasional, mudah-mudahan tahun ini rencana kita, yang kita buka (rute pertama adalah Singapura dulu,” ujar Asa saat konferensi pers penandatanganan kerja sama InJourney dan Thai Airways, Jakarta Pusat, Senin (19/8/2024).
Baca Juga
Dorong Sustainability Environment, Pelita Air Bersama Pertamina Tanam 10.000 Pohon di Jawa Timur
Setelah Singapura, Asa menyebut Pelita Air akan terbang ke Bangkok, Thailand. Rencananya, rute penerbangan Jakarta-Bangkok PP akan dioperasikan mulai tahun depan.
Tidak hanya Jakarta-Bangkok, Pelita Air juga mempertimbangkan pembukaan rute penerbangan Yogyakarta-Bangkok pada tahun yang sama. Penerbangan langsung dari Negeri Gajah Putih ke Yogyakarta juga menjadi bagian untuk meningkatkan kunjungan wisatawan ke Destinasi Wisata Super Prioritas (DPSP) Candi Borobudur di Magelang, Jawa Tengah.
“Apabila program ini bagus (rute penerbangan Jakarta-Bangkok PP) tentunya menjadi konsideran kita untuk juga membuka direct (penerbangan langsung) dari Thailand ke Jogja,” katanya .
Bangkok dipilih menjadi tujuan ekspansi Pelita Air setelah Singapura karena ceruk pasarnya terbilang potensial. Hal ini didukung oleh munculnya tren bisnis jasa titip (jastip) barang-barang fesyen Thailand yang dilakukan oleh warga Indonesia.
Baca Juga
Anak Usaha Pertamina Pelita Air Capai On Time Performance 95% pada Arus Balik Lebaran 2024
“Itu menjadi rute yang kita bisa fokus, kita akan lihat bahwa demand cukup besar,” tegasnya.
Adapun, Singapura dipilih menjadi tujuan ekspansi perdana Pelita Air ke luar negeri karena permintaan pasarnya yang tinggi. Trafik penerbangan dari Indonesia ke Singapura yang terbilang padat masih belum bisa memenuhi permintaan pasar.
“Jadi kenapa ke Singapura duluan karena secara trafik ini yang terbesar saat ini,” ungkapnya.
Kemudian, untuk rencana ekspansi internasional selanjutnya Asa masih belum bisa mengungkapkan negara mana yang akan diterbangi oleh Pelita Air. Namun yang jelas, Pelita Air masih akan berekspansi ke rute penerbangan yang waktu tempuhnya tidak terlalu lama mengingat keterbatasan armada pesawat.
“Kami mempertimbangkan juga unit pesawat yang kami miliki untuk ekspansi rute penerbangan, kami utamakan ke rute-rute potensial,” ujarnya.
Saat ini, Pelita Air mengoperasikan 11 unit pesawat jet berbadan sempit (narrow body) Airbus A320 untuk melayani penerbangan reguler domestik. Pelita Air melayani 13 rute penerbangan dari ujung barat ke timur Indonesia.

