Pakar Otomotif Sebut BYD Penuhi Standar Kendaraan di IKN, Simak Keunggulannya
JAKARTA, investortrust.id - Pakar otomotif dan akademisi Institut Teknologi Bandung (ITB), Yannes Martinus Pasaribu menilai, produsen otomotif asal China, BYD (Build Your Dreams) yang bergerak full pada ekosistem kendaraan listrik (electric vehicle/EV) telah memenuhi standar green vehicle Ibu Kota Negara (IKN).
“Mulai dari e-bus, taxi hingga personal vehicle, BYD telah berkomitmen investasi sebesar Rp 20,3 triliun di Indonesia untuk membangun ekosistem kendaraan listrik, termasuk pabrik produksi,” ujar Yannes saat dihubungi investortrust.id, Sabtu (27/7/2024).
Baca Juga
Jajaran Merek Mobil Baru Bakal Mejeng di GIIAS 2024, Ada BYD hingga VinFast
Lebih lanjut, Yannes juga menjabarkan beberapa keunggulan BYD dibandingkan merek lain yakni, teknologi blade battery LFP (lithium besi fosfat) untuk seri tertentu yang diklaim lebih aman, lalu tahan lama hingga 1,2 juta km, dan memiliki umur panjang.
“Selain itu, e-Platform 3.0 Platform khusus EV yang mengintegrasikan baterai ke dalam struktur kendaraan untuk meningkatkan efisiensi ruang dan keamanan,” sambung Yannes.
Terlebih, mobil listrik asal China ini memilki desain yang beragam, mulai dari hatchback Dolphin, sport utility vehicle (SUV) Atto 3, hingga sedan Seal dan MPV M6 yang diprediksi akan menyedot serapan besar di pasar Indonesia.
Tak hanya itu, EV BYD dilengkapi dengan berbagai fitur modern, termasuk sistem infotainment canggih, fitur keselamatan aktif, dan panoramic sunroof pada varian tertentu.
“Harga seluruh EV BYD termasuk termurah dibandingkan kompetitor Korea dan Jepang,” ucap dia.
Baca Juga
Beroperasi 2026, Pabrik BYD Subang Ditargetkan Produksi Mobil Listrik 150 Ribu Unit
Yannes menjelaskan BYD memasukkan empat variannya, yaitu BYD Dolphin Mobil listrik compact hatchback dengan dua varian, Dynamic Standard dengan jarak tempuh 410 km dan Premium Extended dengan jarak tempuh 490 km. Harga untuk varian Dynamic ini dibanderol Rp 365 juta.
“Lalu BYD Atto 3, mobil listrik SUV medium dengan dua varian, Extended jarak tempuh 480 km dan Standard jarak tempuh 410 km, harga mulai dari Rp 515 juta,” terang dia.
Sedangkan BYD Seal, sedan listrik dengan desain sporty dan fitur aerodinamis, harga mulai dari Rp 629 juta.
“Terakhir BYD M6, MPV listrik dengan desain klasik, tersedia dalam konfigurasi 6 dan 7 seater. Harga dibanderol sebesar Rp 379 juta, harganya yang semakin terjangkau diprediksi akan mengganggu produk mobil bensin Jepang dan Korea yang ada di pasar Indonesia,” pungkas Yannes.
Sekedar informasi, mobil listrik terbaru BYD ini diluncurukan pada ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) yang berlangsung selama 18-28 Juli 2024. (CR-5)

