SKK Migas Optimistis Pengeboran Sumur Pengembangan Bisa Lampaui 2023
JAKARTA, investortrust.id - Meski pengeboran hingga Semester I-2024 tak capai target, Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) mengaku optimistis pengeboran sumur pengembangan yang dilakukan tahun 2024 ini bisa lebih banyak ketimbang tahun 2023.
Kepala SKK Migas Dwi Soetjipto mengungkapkan, target pengeboran sumur pengembangan pada Semester I-2024 sebanyak 446 sumur. Kendati demikian, yang terealisasi baru 358 sumur atau 80% saja dari target di Semester I.
“Namun kami optimistis hingga akhir tahun 2024 bisa menyelesaikan hingga target 931 pengeboran sumur pengembangan atau nantinya lebih tinggi dibandingkan realisasi tahun 2023 yang sebanyak 799 sumur,” kata Dwi Soetjipto dalam Konferensi Pers Capaian Kinerja SKK Migas Semester I Tahun 2024 di Jakarta, Jumat (19/7/2024).
Baca Juga
Lifting Minyak Semester I-2024 Tak Capai Target, SKK Migas Ungkap Alasannya
Lebih lanjut Dwi menyampaikan, kegiatan studi G&G dari target 92 berhasil diselesaikan 113 atau mencapai 112%. Untuk kegiatan seismik 2D telah diselesaikan sepanjang 2.609 km dan 3D seluas 3.593 km2.
Sementara itu, kegiatan pengeboran sumur eksplorasi telah diselesaikan 17 sumur dari target 21 sumur. Berdasarkan perkembangan hingga saat ini, diperkirakan target pengeboran sumur eksplorasi sebanyak 48 dapat diselesaikan seluruhnya.
Sedangkan untuk kegiatan workover, hingga Juni 2024 berhasil diselesaikan 489 sumur atau meningkat 107% dan kegiatan well service mencapai 17.941 kegiatan atau 101% dari target.
Baca Juga
Target Lifting Migas 2025 Diturunkan, Menteri ESDM Beberkan Alasannya
“Kami juga secara konsisten mendukung program pemerintah dalam penggunaan produk lokal. Hingga Juni 2024 realisasi pengadaan barang/jasa hulu migas mencapai US$ 4,35 miliar dengan angka TKDN mencapai 57,52% atau US$ 2,26 miliar yang setara dengan Rp 40 triliun yang dinikmati oleh pengusaha dalam negeri,” ujarnya.

