Marak Terjadi Pemalsuan Pelumas, Pertamina Angkat Bicara
JAKARTA, investortrust.id - Pertamina Lubricants menilai kasus pemalsuan pelumas yang marak terjadi belakangan, tidak hanya merugikan konsumen tetapi juga merugikan negara dan masyarakat secara keseluruhan.
Direktur Sales & Marketing Pertamina Lubricants, Dwi Puja Ariestya mengatakan, pihaknya mendukung penuh tindakan penegak hukum dalam menindak pelaku pemalsuan pelumas dan berharap ada regulasi yang lebih ketat untuk mempersempit ruang gerak pemalsu.
"Meskipun tidak semua produk yang dipalsukan adalah merek Pertamina, kami merasa bertanggung jawab sebagai produsen pelumas terbesar di Indonesia untuk melindungi konsumen dari dampak buruk penggunaan pelumas palsu,” kata Ariestya dalam keterangan resmi yang diterima Investortrust, Kamis (18/7/2024).
Pertamina Lubricants mengingatkan konsumen untuk menghindari penggunaan pelumas palsu karena memiliki bahaya keselamatan yang tinggi dan risiko kerusakan mesin kendaraan.
Baca Juga
Pertamina Usung DEB Dusun Bondan Cilacap pada Gelar Teknologi Tepat Guna Kemendes PDTT
Dalam jangka pendek, Ariestya menyebut mesin dapat mengalami penurunan performa. Bahkan pada beberapa kasus, pelumas palsu tanpa additive detergent atau dispersant dapat langsung merusak mesin.
Sementara itu, dalam jangka panjang, penggunaan pelumas palsu dapat mengurangi tingkat keandalan mesin dan mengurangi umur mesin. Ketika konsumen melakukan maintenance, mereka mungkin akan mengganti lebih banyak part sehingga biaya perawatan meningkat.
"Kami mengimbau masyarakat untuk membeli pelumas Pertamina di bengkel langganan terpercaya atau outlet resmi Pertamina Lubricants seperti SPBU, Olimart/Fastron Auto Service, dan Enduro Motor Service untuk memastikan keaslian produk. Kami juga mengimbau kepada pemilik bengkel untuk membeli pelumas di distributor resmi,” sebut dia.
Baca Juga
Pertamina Lubricants Resmi Jadi Sponsor Utama VR46 selama Tiga Musim
Berikut adalah cara membedakan pelumas Pertamina asli dan palsu, khususnya pada kemasan produk botol:
1. QR Code di stiker label – Setiap produk memiliki QR Code yang unik dan yang terdiri dari 9 karakter berupa huruf dan angka. Jika di-scan, akan muncul halaman yang menunjukkan nama produk, nomor QR, batch number, jenis kemasan, berapa kali botol telah di-scan, lokasi dan waktu scan sebelumnya, beserta lokasi Anda saat ini.
2. Tutup botol - Pada bagian atas tutup botol tampak hologram original halus dengan karakter titik (dot) dibaca dengan kemiringan 45 derajat.
3. Tutup dan Leher botol - Terdapat 8 digit nomor batch dengan posisi lurus tegak dan sejajar.
4. Tampilan botol dengan teknologi triple layer - Yaitu saat tutup botol dibuka, tampilan warna botol bagian dalam berbeda dengan bagian luar.

