PUPR Targetkan Proyek Tol Probowangi Tahap I Rampung Desember 2024
JAKARTA, investortrust.id - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) menargetkan, proyek Jalan Tol Probolinggo - Banyuwangi (Probowangi) tahap I, yakni ruas Gending - Besuki (49,7 km) akan rampung di Desember 2024.
''Penyelesaian konstruksi tahap 1 Gending - Besuki terbagi menjadi 3 Seksi di antaranya, Seksi 1 Gending - Kraksaan sepanjang 12,88 km dengan progres konstruksi 60,08%, Seksi 2 Kraksaan - Paiton (11,20 km) dengan progres konstruksi 40,40%, dan Seksi 3 Paiton - Besuki (25,60 km) dengan progres konstruksi 31,38%,'' tulis BPJT dalam akun instagram, diakses Rabu (17/7/2024).
Kemudian, BPJT menerangkan, Jalan Tol Probowangi tahap pertama akan memiliki tiga simpang susun di antaranya Simpang Susun Kraksaan, Paiton, dan Besuki. ''Serta tiga buah gerbang tol yaitu Gerbang Tol Kraksaan, Gerbang Tol Paiton, dan Gerbang Tol Besuki,'' tulis BPJT.
Baca Juga
Puji Peran Airlangga sebagai Menko, SOKSI: Pertumbuhan Ekonomi Selalu di Atas 5%
BPJT pun mengungkapkan, Jalan Tol Probowangi tahap pertama ruas Probolinggo - Besuki ini akan memangkas waktu tempuh perjalanan menjadi 30 menit saja dengan kecepatan rata-rata 80-100 km/jam dari yang sebelumnya 1 jam 15 menit.
Sementara pada konstruksi tahap kedua, ruas Besuki - Banyuwangi sepanjang 125,72 km ditargetkan selesai setelah tahun 2024.
''Pada tahap 2 selanjutnya terdiri dari 4 seksi, di antaranya Seksi 4 Besuki - Situbondo (42,30 km), Seksi 5 Situbondo - Asembagus (16,76 km), Seksi 6 Asembagus - Bajulmati (37,45 km), dan Seksi 7 Bajulmati - Ketapang (29,21 km),'' tulis BPJT.
Baca Juga
Berdasarkan informasi yang diterima investortrust.id, PT Jasa Marga (Persero) Tbk (JSMR) melalui anak usahanya PT Jasamarga Probolinggo Banyuwangi (PT JPB) mencatat, progres konstruksi pembangunan Tahap I Jalan Tol Probowangi mencapai 35,84% hingga akhir April 2024.
Adapun Jalan Tol Probowangi merupakan salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN) yang dikelola oleh PT JPB selaku Badan Usaha Jalan Tol yang kepemilikan sahamnya dimiliki oleh PT Jasa Marga (Persero) Tbk sebesar 94,93%, PT Brantas Abipraya (Persero) sebesar 5,00%, dan PT Waskita Toll Road sebesar 0,07%.

