APJII Masih Hitung Besaran Bagi Hasil ISP Lokal dan Starlink
JAKARTA, investortrust.id - Asosiasi Penyedia Jasa Internet Indonesia (APJII) memastikan kerja sama dengan Starlink yang diawali dengan penandatanganan nota kesepahaman atau memorandum of understanding (MoU) tetap berlanjut.
Ketua Umum APJII Muhammad Arif Angga menyebut Starlink membuka ruang kerja sama dengan penyedia layanan internet atau internet service provider (ISP) di Indonesia. Kerja sama yang akan dilakukan adalah penjualan kembali layanan internet berbasis satelit orbit bumi rendah atau low earth orbit (LEO) itu oleh ISP di dalam negeri.
“Mereka jualan langsung silakan, tetapi kalau ada ISP lokal yang mau kerja sama, mereka membuka ruang. Konsepnya reseller, kedua belah pihak sudah setuju dengan kerja samanya,” katanya ketika ditemui di Mercure Hotel TB Simatupang, Jakarta Selatan, Selasa (9/7/2024).
Baca Juga
Investasi Kecil dan Tenaga Kerja Minim, Penerbitan Izin Starlink Perlu Diinvestigasi
Saat ini, APJII masih merumuskan besaran bagi hasil dari kerja sama penjualan kembali layanan Starlink. Tentu saja, seluruh ISP yang menjadi anggota APJII dilibatkan dalam perumusan tersebut.
Terkait dengan kewajiban yang belum dipenuhi oleh Starlink untuk bisa beroperasi di Indonesia, Arif enggan berkomentar banyak. Dia hanya menyebut perusahaan milik Elon Musk itu sudah menyiapkan persyaratan sesuai regulasi, termasuk menyediakan layanan pelanggan (customer service) yang sempat dipersoalkan keberadaannya.
“Sewajarnya semua ISP punya customer service, mereka punya customer service konsepnya seperti apa kita enggak tahu, tanya mereka (Starlink),” ujarnya.
Baca Juga
Starlink Investasi Hanya Rp 30 Miliar, Ini Kata Anak Buah Luhut
Seperti diketahui, sebelum resmi diluncurkan di Indonesia, Starlink telah menandatangani MoU kerja sama dengan APJII. Kerja sama tersebut dilakukan untuk memperluas cakupan wilayah ISP di dalam negeri hingga wilayah tertinggal terdepan dan terluar dan meningkatkan kualitas layanan lewat satelit-satelit Starlink.
"APJII juga mendorong Starlink untuk berkolaborasi dalam meningkatkan kualitas layanan internet. Fokus utamanya adalah menyediakan akses yang stabil dan terjangkau bagi masyarakat di seluruh Indonesia, terutama di daerah yang terbatas oleh ketersediaan infrastruktur dan biaya implementasi yang tinggi,” katanya melalui keterangan resmi yang diterima oleh Investortrust pada Senin (22/4/2024).

