Pemerintah akan Terapkan MLFF di Tol Ini, Siapa Pengelolanya?
JAKARTA, investortrust.id - Pemerintah bakal memberlakukan sistem transaksi tol nontunai nirsentuh nirhenti atau Multi Lane Free Flow (MLFF). Sistem ini akan diterapkan secara bertahap, di sejumlah tol Indonesia.
Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) memilih tujuh ruas tol sebagai implementasi awal MLFF. Menurut laman bpjt.pu.go.id, tujuh ruas tol yang akan diujicobakan sistem transaksi tersebut adalah di Pulau Jawa, Kalimantan, dan Bali. “Untuk tahap masa transisi sistem MLFF akan diterapkan di beberapa ruas, yang masuk ke dalam perimbangan masa transisi,” tulis keterangan BPJT dikutip Senin (8/7/2024).
Adapun ruas tol yang akan diuji sistem MLFF adalah Tol Bali Mandara, Balikpapan-Samarinda (Balsam), Jagorawi (Jakarta-Bogor-Ciawi), Jakarta-Cikampek (Japek), Soedijatmo, Dalam Kota Jakarta, dan Ruas Jakarta Outer Ring Road (JORR) 1.
Baca Juga
Pengelola Tidak Satu
Berdasarkan informasi yang dihimpun investortrust.id, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan, PT Roatex Indonesia Toll System (RITS) tidak akan menjadi satu-satunya pengelola MLFF. Hal ini dilakukan untuk meyakinkan BUJT bahwa pengelolaan MLFF aman dan dipantau pemerintah.
“Iya, jadi sudah kita lebur, tidak hanya RITS. Karena kalau RITS sendiri, pasti BUJT khawatir. Nah, sekarang kita masuk dan alhamdulillah mereka (BUJT) bersedia,” kata Basuki beberapa waktu lalu.
Pada kesempatan yang sama, Basuki membocorkan nama-nama BUJT yang bersedia terlibat dalam aksi korporasi itu. Di antaranya, PT Hutama Karya (Persero), PT Nusantara Infrastructure Tbk (META), serta PT Jasa Marga (Persero) Tbk atau JSMR.
Sebelumnya, Kementerian PUPR menargetkan, pembangunan sistem tol nontunai nirsentuh nirhenti di semester II-2024 dan difokuskan di Pulau Jawa terlebih dahulu. “Akhir tahun ini, kita lakukan, kita sudah mulai. Mungkin di Jawa dulu (implementasinya). Kita akan pilih lagi tempatnya nanti. Pasti akan bertahap,” kata Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Marga PUPR Hedy Rahadian beberapa waktu lalu.
Baca Juga
Jasa Marga Ungkap Penyebab Tebing di Exit Tol Veteran Bintaro Longsor
Kementerian PUPR bekerja sama dengan PT Roatex Indonesia Toll System untuk melanjutkan sistem tol MLFF, sesuai dengan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 23 Tahun 2024 tentang Jalan Tol, yang mengatur implementasi sistem tol MLFF yang telah diteken Presiden Joko Widodo. Presiden Direktur RITS Atilla Keszeg pun menyampaikan, nilai investasi ini sebesar US$ 300 juta atau Rp 4,8 triliun (kurs Rp16.000/USD).
“Proyek ini dibiayai penuh oleh pemerintah Hungaria, jadi tidak ada sepeser pun anggaran dari pemerintah Indonesia. Sejauh ini, kami sudah mengeluarkan sebanyak lebih dari US$ 200 juta untuk mengembangkan sistem (MLFF),” ujar dia.

