Bos Garuda Dukung Penggunaan Avtur Pesawat dari Minyak Jelantah
JAKARTA, investortrust.id - Direktur Utama (Dirut) Garuda Indonesia, Irfan Setiaputra, mengaku mendukung penggunaan bahan bakar pesawat ramah lingkungan atau Sustainable Aviation Fuel (SAF).
Sebagai catatan, SAF dibuat dari minyak jelantah dan diproyeksikan untuk menjadi pengganti bahan bakar pesawat. Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan, bahkan berencana membangun industri SAF di Indonesia.
“Oh iya kita katakan kita satu-satunya airlines yang fokus ke situ (SAF) kan,” kata Irfan Setiaputra saat ditanya soal penggunaan SAF untuk pesawat Garuda Indonesia, Senin (24/6/2024).
Baca Juga
Dirut Garuda Buka Suara soal Keterlambatan Penerbangan Imbas Server PDN Dibobol
Garuda Indonesia sendiri telah menerbangkan pesawat berbahan bakar SAF tersebut. Itu adalah penerbangan dengan rute Jakarta-Solo pada Jumat (27/10/2023). Ini diklaim menjadi penerbangan komersial berbahan bakar bioavtur pertama di Indonesia.
“Kita kemarin sudah terbangkan ke Solo beberapa waktu yang lalu, dan tentu kita akan terus memastikan bahwa target kita bersama sebagai bagian dari industri ini untuk memenuhi itu,” ujar Irfan.
Lebih lanjut Irfan menyebutkan bahwa piihaknya terus melakukan diskusi dengan Pertamina dan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), mengenai ketersediaan SAF tersebut, harganya, dan hal-hal lain yang berkaitan dengan itu.
Baca Juga
Garuda Indonesia Group Proyeksikan Trafik Penumpang Naik 5-8% di Libur Idul Adha
“Ya kita support. Kita kan memang SAF itu kan harus, untuk kemudian kita melakukan penggantian dari avtur menjadi SAF, ini komitmen kita seluruh dunia,” tegas dia.

