DPR Restui Langkah Danantara Jadi 'Induk' Pengayom Industri Tekstil Nasional
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id — Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) memberikan dukungan penuh kepada Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) dan Badan Pengaturan Badan Usaha Milik Negara (BP BUMN) dalam upaya membangkitkan kembali kejayaan industri tekstil nasional.
Dukungan tersebut disampaikan secara langsung oleh Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurizal saat bertemu Chief Operating Officer (COO) Danantara sekaligus Kepala BP BUMN, Dony Oskaria, di Wisma Danantara, Jakarta, Rabu (4/11/2026).
Cucun memberikan apresiasi tinggi kepada Danantara yang bersedia turun tangan mengambil peran sebagai induk guna melindungi sekaligus mendorong kebangkitan sektor tekstil di Tanah Air. Menurutnya, potensi pasar domestik yang sangat besar merupakan modal utama bagi industri tekstil untuk kembali bangkit melalui kolaborasi erat antar-pemangku kepentingan.
"Saya ini terus terang, saya appreciate Pak Dony dan Danantara sudah mau masuk menjadi induk yang proteksi terhadap dunia tekstil," ujar Cucun, seperti dikutip dari akun Instagram resmi BP BUMN.
Menanggapi dukungan tersebut, Dony Oskaria menegaskan bahwa kebangkitan industri tekstil nasional harus digarap secara komprehensif dan terintegrasi, mulai dari sektor hulu hingga hilir. Salah satu strategi utamanya adalah dengan membangun ekosistem industri yang terkonsentrasi dalam satu kawasan khusus.
Langkah strategis ini dinilai tidak sekadar memperkuat fondasi industri, melainkan menjadi kunci utama dalam menciptakan lapangan pekerjaan secara masif bagi masyarakat.
"Kita maunya kan dari hulu ke hilir. Nanti kita bangun ekosistem itu dalam satu kawasan yang terintegrasi. Kalau kita tidak masuk ke ekonomi riil, employment-nya nggak ada. Bayangkan kalau industri tekstil ini kita bisa hidupkan lagi, berapa banyak employment yang bisa kita hasilkan," ungkap Dony.
Lebih lanjut, ia menilai bahwa pemulihan sektor tekstil akan memberikan solusi nyata bagi perekonomian nasional, khususnya dalam menyerap tenaga kerja dalam skala besar. Kehadiran Danantara diharapkan mampu memperkuat ekosistem tersebut melalui suntikan investasi strategis serta fungsi pengayoman bagi para pelaku usaha di sektor terkait.
Dalam kesempatan yang sama, Dony juga mengajak seluruh pelaku industri tekstil untuk memperkuat soliditas dan bersama-sama mengevaluasi regulasi yang ada. Pihaknya membuka ruang diskusi seluas-luasnya agar kebijakan pemerintah dapat disempurnakan demi mendukung pertumbuhan industri.
"Teman-teman di industri tekstil harus kompak. Silakan, kapan kita berdiskusi, apa regulasi yang mesti kita perbaiki oleh pemerintah. Nanti kami Danantara ikut berinvestasi sebagai induknya untuk mengayomi teman-teman di tekstil," terangnya.
