Realisasi Penyaluran Gas PGN Tembus 95%, Hampir 20 Kargo LNG Diamankan
JAKARTA, investortrust.id – PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) atau PGN mencatat realisasi pemenuhan pasokan gas di atas 95%-96% pada tahun 2026 ini. Untuk menjaga keandalan pasokan, PGN telah mengamankan hampir 20 kargo gas alam cair (liquefied natural gas/LNG) yang bersumber dari sejumlah kilang domestik.
Grup Head Gas Supply dan LNG Trading PGN Muhammad Anas Pradipta mengatakan, kondisi pasokan gas perusahaan sejauh ini relatif baik, baik dari LNG maupun gas yang disalurkan melalui jaringan pipa. “Di atas 95%-96%. Terpenuhi kok,” kata Anas dalam pertemuan dengan media di Jakarta, Rabu (21/10/2026).
Baca Juga
Menurut Anas, pasokan LNG yang telah diamankan berasal dari sejumlah fasilitas produksi di dalam negeri, yakni Donggi, Tangguh, dan Bontang. Ketersediaan gas pipa juga dinilai mendukung pemenuhan kebutuhan pelanggan PGN.
“Pokoknya hampir 20-an. Udah secure. Harganya juga sudah dijamin oleh pemerintah,” ujar dia.
Meski realisasi pemenuhan pasokan telah melampaui 95%, PGN masih mewaspadai potensi gangguan operasional yang dapat memengaruhi penyaluran gas. Anas menyebut gangguan tersebut dapat berasal dari penghentian operasi fasilitas yang direncanakan (planned shutdown) maupun yang terjadi di luar rencana (unplanned shutdown).
“Kecuali mungkin karena ada gangguan-gangguan planned, unplanned, itu sih yang banyak mengganggu, sedikit mengganggu lah sekarang. Apalagi mau ada shutdown panjang,” tutur Anas.
Kondisi tersebut menjadi tantangan bagi PGN untuk menjaga kontinuitas pasokan di tengah dinamika operasional fasilitas produksi gas. Di sisi lain, PGN juga menantikan perkembangan proyek gas alam cair Abadi di Blok Masela. Anas menyebut PGN, PT PLN (Persero), dan sektor pupuk telah memperoleh alokasi gas dari proyek tersebut untuk memenuhi kebutuhan pasar domestik.
Baca Juga
PGN Gagas Teken Kontrak Biometana 15 Tahun, Investasi Tembus US$ 5 Juta
“Untuk Masela itu PGN, PLN, pupuk, alhamdulillah semuanya dapat,” sebut Anas.
Sebelumnya, PGN menetapkan target penyaluran gas bumi sebesar 877 billion British thermal unit per day (BBTUD) pada 2026. Angka tersebut naik 4% dibandingkan tahun sebelumnya, seiring meningkatnya permintaan dari kawasan industri baru di Jawa Timur dan Jawa Tengah.
