MotoGP Mandalika 2026 Tembus 150 Ribu Penonton, Efek Ekonomi Diproyeksi Tembus Rp 5 Triliun
Poin Penting
|
JAKARTA, Investortrust.id - Penyelenggaran MotoGP Mandalika 2026 mencatat lebih dari 150.000 pengunjung dengan efek pengganda ekonomi yang diperkirakan mencapai Rp 5 triliun. Menteri Pariwisata (Menpara), Widiyanti Putri Wardhana menilai, capaian tersebut semakin memperkuat posisi Indonesia sebagai destinasi sport tourism kelas dunia.
Widiyanti mengatakan, MotoGP Mandalika menjadi agenda strategis nasional untuk mengembangkan wisata olahraga sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Menurutnya, keberhasilan penyelenggaraan ajang balap internasional ini tidak lepas dari kolaborasi berbagai pemangku kepentingan.
"MotoGP Mandalika merupakan agenda strategis nasional dalam pengembangan sport tourism di Indonesia," kata Widiyanti dalam keterangan resmi, Senin (12/10/2026).
Baca Juga
Direktur Utama InJourney Maya Watono dan Gubernur NTB menyebut bahwa efek pengganda ekonomi MotoGP Mandalika 2026 diperkirakan mencapai Rp 5 triliun. Angka tersebut memperkuat peran ajang balap ini sebagai penggerak pariwisata, usaha, dan perekonomian masyarakat.
Dampak ekonomi MotoGP Mandalika juga menjangkau berbagai sektor, mulai dari perhotelan, transportasi, kuliner, hingga usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Widiyanti menyebut tingkat okupansi hotel mencapai 100% di kawasan Mandalika serta 90% di Lombok Tengah dan Kota Mataram.
"Efek pengganda atau multiplier effect yang dihasilkan menjangkau berbagai sektor, mulai dari tingkat okupansi hotel yang mencapai 100 persen di kawasan Mandalika dan 90 persen di Lombok Tengah serta Kota Mataram, peningkatan jumlah penumpang transportasi udara, hingga kenaikan omzet UMKM," ucap Menpar.
Baca Juga
Apresiasi Nasabah, BNI Ajak Nikmati MotoGP dari Bukit 360 Mandalika
Lebih lanjut, besarnya potensi ekonomi tersebut sejalan dengan kajian Kementerian PPN/Bappenas yang memperkirakan dampak ekonomi nasional MotoGP pada penyelenggaraan tahun sebelumnya mencapai Rp 2,7 triliun hingga Rp 4,7 triliun. Tren peningkatan jumlah penonton selama empat tahun penyelenggaraan juga menunjukkan semakin besarnya daya tarik MotoGP Mandalika di mata wisatawan domestik dan internasional.
Kemenpar menyebut manfaat ekonomi MotoGP perlu dijaga agar tidak berhenti selama kompetisi berlangsung. Pemerintah akan terus memperkuat kolaborasi dengan Kementerian Pemuda dan Olahraga serta pemangku kepentingan lainnya untuk meningkatkan kualitas ajang internasional dan memperluas manfaatnya bagi masyarakat.
"Olahraga merupakan salah satu tema pariwisata yang sangat potensial untuk terus dikembangkan. Secara global, olahraga telah terbukti menjadi magnet pariwisata yang sangat efektif. Karena itu, kita perlu terus bersinergi agar sport tourism di Indonesia dapat tumbuh semakin baik," tutup Widiyanti.
