Gandeng Kementerian UMKM, Shopee Gulirkan Gerakan ASN Gemar Belanja Lokal
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Shopee kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung pertumbuhan serta daya saing UMKM lokal di Indonesia melalui peluncuran sejumlah inovasi dan program terbaru. Langkah strategis ini mencakup pengenalan gerakan ASN Gemar Belanja, fitur Kalkulator Biaya, Shopee Live Studio, serta pembaruan logo Shopee Pilih Lokal.
Deputy Director of Public Affairs Shopee Indonesia Radynal Nataprawira menyampaikan bahwa inisiatif ASN Gemar Belanja Lokal dirancang untuk mendorong para Aparatur Sipil Negara (ASN) menjadi teladan dalam memilih dan menggunakan produk dalam negeri. Shopee turut mengapresiasi Kementerian UMKM sebagai kementerian pertama yang menginisiasi gerakan ini.
“Ketika ASN memilih produk lokal, dampaknya tidak hanya berhenti pada satu transaksi. Ada pesan yang ikut disampaikan kepada keluarga, rekan kerja, dan masyarakat bahwa produk Indonesia layak menjadi pilihan utama,” ujar Radynal di Gedung SMESCO Indonesia, Jakarta, Rabu (7/10/2026).
Baca Juga
Shopee Luncurkan Dua Fitur Baru untuk Bantu UMKM Tentukan Harga dan Genjot Promosi Digital
Kanal Shopee Pilih Lokal mencatatkan pertumbuhan signifikan sejak diluncurkan. Sepanjang 2022 hingga kini, lebih dari 4 miliar produk lokal telah terjual. Pada tahun 2025, penjualan produk di kanal ini tumbuh sebesar 56% dengan peningkatan jumlah produk lokal yang dipasarkan hingga 60%.
Guna memacu pertumbuhan usaha dalam negeri, Shopee menyiapkan total dukungan voucher sebesar Rp 100 miliar pada semester pertama tahun 2026. Di ranah global, program Ekspor Shopee mencatat sekitar 90 juta produk lokal berhasil menjangkau pasar Asia Timur, Asia Tenggara (seperti Malaysia, Singapura, Brunei Darussalam, dan Thailand), hingga Amerika Latin sepanjang tahun lalu.
"Bagi kami, angka-angka ini menyampaikan satu pesan yang sangat jelas, yakni produk lokal Indonesia punya pasar, punya kualitas, dan punya kemampuan untuk bersaing," ucap Radynal.
Dalam acara peluncuran tersebut, Shopee turut menghadirkan 11 brand lokal yang rata-rata telah menembus pasar ekspor di kawasan ASEAN. Di antaranya HULM, Mandalas, Deenay Scarves, DAMA KARA, Kasual Indonesia, Zenitha Official Shop, Arutala Coffee, CAU Chocolate, Winod Official, Project 1945, dan Freshporia.
Baca Juga
Daftar Promo ShopeePay 10.10: Ada Paket KFC Rp 10.000, Pulsa Rp 1, dan Bonus SPinjam
Transparansi Biaya dan Fitur Teknologi Baru
Sebagai respons atas perhatian Kementerian UMKM terkait transparansi di platform e-commerce, Shopee memperkenalkan fitur Kalkulator Biaya. Fitur ini memberikan rincian biaya yang jelas bagi para seller, mulai dari Harga Pokok Penjualan (HPP) hingga penetapan harga jual akhir. Dengan kalkulator ini, pelaku UMKM dapat menghitung margin secara presisi dan menentukan harga yang kompetitif.
“Prinsip kami sederhana, seller berhak mendapatkan kejelasan atas setiap rupiah yang mereka keluarkan dan setiap rupiah yang mereka dapatkan,” tegas Radynal.
Selain transparansi, Shopee meluncurkan Shopee Live Studio untuk menjawab tren live e-commerce yang terus meningkat. Fitur ini dirancang untuk mempermudah seller mengelola sesi live streaming dengan kualitas audio dan visual yang lebih tinggi, sehingga detail produk dapat ditampilkan secara optimal kepada pembeli.
Melalui kolaborasi antara pemerintah, platform digital, dan pelaku usaha, Shopee optimistis produk lokal tidak hanya mampu menjadi tuan rumah di negeri sendiri, tetapi juga makin diperhitungkan di pasar global.
"Jadi kalau semuanya berjalan bersamaan, saya percaya produk lokal kita tidak hanya menjadi tuan rumah di negeri sendiri, tapi juga diperhitungkan di tingkat dunia," tutur Radynal.
