Harga Emas Antam (ANTM) Naik Rp 15.000, Pasar Pantau Arah Suku Bunga The Fed
Poin Penting
|
JAKARTA, Investortrust.id - Harga emas PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) atau Antam hari ini Rabu (30/9/2026) dipantau laman Logam Mulia mencapai Rp 2,595 juta atau naik Rp 15.000 dari Selasa (29/9/2026) Rp 2,580 juta per gram. Pelaku pasar mencari petunjuk mengenai arah suku bunga bank sentral AS The Fed di tengah tekanan inflasi dan kenaikan biaya energi.
Adapun rekor tertinggi sepanjang sejarah (all time high/ATH) sebelumnya di level Rp 3,168 juta per gram yang dicetak pada Kamis 29 Januari 2026. Sedangkan harga jual kembali (buyback) emas Antam sebesar Rp 2,405 juta atau naik Rp 30.000 dari sebelumnya Rp 2,375 juta.
Pergerakan emas Antam di tengah emas dunia yang pulih dari level terendah delapan minggu US$ 4.180 pada sesi awal perdagangan Asia, Rabu (30/9/2026).
Imbal hasil Treasury AS bertenor 30 tahun telah menembus 5,61% pada Selasa (29/9/2026) dan mencapai level yang terakhir terlihat pada 2002. Sementara itu, imbal hasil Treasury bertenor dua tahun yang lebih sensitif terhadap perubahan ekspektasi kebijakan Fed sempat turun hingga 5 basis poin sebelum stabil di sekitar 4,88%.
Baca Juga
Harga Emas Antam (ANTM) Turun Rp 16.000 di Tengah Penguatan Dolar AS
Kenaikan imbal hasil obligasi membuat emas menghadapi tekanan karena logam mulia tersebut tidak memberikan imbal hasil berkala. Ketika suku bunga dan yield meningkat, biaya peluang memegang emas menjadi lebih tinggi dibandingkan aset berbasis bunga.
Di sisi lain, kenaikan harga energi berpotensi meningkatkan inflasi karena mendorong biaya produksi dan transportasi di berbagai sektor ekonomi. Kondisi tersebut dapat membuat bank sentral mempertahankan kebijakan moneter ketat lebih lama.
Pelaku pasar selanjutnya menunggu data Indeks Harga Pengeluaran Konsumsi Pribadi atau personal consumption expenditures (PCE) AS untuk Agustus. Data tersebut menjadi salah satu indikator yang diperhatikan Fed dalam membaca tekanan inflasi.
Pergerakan emas juga akan dipengaruhi oleh laporan ketenagakerjaan AS, terutama nonfarm payrolls (NFP). Data tersebut akan memberikan gambaran mengenai kondisi pasar tenaga kerja dan dapat memengaruhi ekspektasi investor terhadap arah kebijakan suku bunga Fed.
Harga emas sebelumnya telah merosot ke level terendah tujuh minggu karena kenaikan harga minyak dan imbal hasil obligasi AS memperkuat tekanan jual.
Baca Juga
Antam (ANTM) Perkuat Rantai Pasok Emas Nasional, Serap 9 Ton dari Freeport
Daftar harga emas Antam hari ini:
- Emas 0,5 gram: Rp 1,347 juta
- Emas 1 gram: Rp 2,595 juta
- Emas 2 gram: Rp 5,130 juta
- Emas 3 gram: Rp 7,670 juta
- Emas 5 gram: Rp 12,750 juta
- Emas 10 gram: Rp 25,445 juta
- Emas 25 gram: Rp 63,487 juta
- Emas 50 gram: Rp 126,895 juta
- Emas 100 gram: Rp 253,712 juta
- Emas 250 gram: Rp 634,015 juta
- Emas 500 gram: Rp 1,267,820 miliar
- Emas 1.000 gram: Rp 2,535,600 miliar.
