Mendag Dorong UMKM Tingkatkan Pemasaran Digital dan AI untuk Tembus Pasar Global
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso mengajak pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk terus meningkatkan kualitas produk dan mengimbanginya dengan kemampuan pemasaran digital.
Menurutnya, teknologi digital dapat membantu UMKM meningkatkan efektivitas pemasaran, termasuk membuka akses UMKM kepada konsumen yang lebih luas dan calon pembeli internasional. Ia pun mendorong pelaku UMKM untuk memanfaatkan kecerdasan artifisial (AI) dalam pemasaran digital produk-produk mereka.
Baca Juga
Bulog Tunggu Keputusan Kemendag Soal Usulan Penyaluran Minyakita 100% Via BUMN Pangan
“Produk yang bagus itu syarat pertama, setelah itu cara menjualnya. Produk yang berkualitas perlu diimbangi dengan pemasaran yang efektif agar dapat menjangkau konsumen, termasuk di pasar internasional. UMKM harus pintar berjualan, dan teknologi digital membuka kesempatan untuk pemasaran yang lebih luas,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Kamis (10/9/2026).
Mendag menilai, AI dapat membantu pelaku UMKM dalam riset pasar, pembuatan konten, penyusunan strategi iklan, hingga komunikasi dengan calon buyer dari negara tujuan. Manfaat AI ini perlu terus dioptimalkan untuk mendorong kontribusi UMKM terhadap nilai ekspor Indonesia yang mencapai 15,7% pada 2025.
"Sekarang sudah era digital. Teknologi digital harus kita manfaatkan untuk menembus pasar, terutama pasar di luar negeri,” tambah Mendag Budi.
Baca Juga
Mendag Pastikan Harga Bahan Pokok Stabil di Wilayah Terdampak Erupsi Anak Krakatau
Program Gapai Pasar Global dengan AI merupakan pendampingan yang mencakup 200 UMKM di Bandung, Batam, dan Jakarta. Khusus seri Jakarta, terkurasi 100 peserta dari 580 pendaftar. Pendampingan ini mencakup lokakarya riset pasar global, penyusunan katalog digital, serta praktik pemasangan iklan melalui Meta Advantage+.
Setelah rangkaian kegiatan hari ini, peserta mendapatkan pendampingan intensif selama tujuh hari untuk mengoptimalkan iklan dan menjaring calon pembeli. Tahapan selanjutnya diarahkan pada kesiapan ekspor bersama perwakilan perdagangan RI di luar negeri, yakni atase perdagangan dan Indonesia Trade Promotion Center (ITPC).
