Pameran Otomotif GIIAS 2026 Petakan Masa Depan Industri Nasional
Poin Penting
|
JAKARTA – Rangkaian pameran otomotif GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 yang berlangsung pada 30 Juli hingga 9 Agustus 2026 menghadirkan dua program strategis, yakni the 20th GAIKINDO International Automotive Conference (GIAC) dan Daily Seminar. Bertempat di Garuda Main Hall, ICE BSD City, Tangerang, kedua ajang ini mempertemukan para pelaku industri otomotif nasional dan internasional, akademisi, hingga jajaran pemerintah.
Konferensi GIAC yang digelar pada Selasa (4/8/2026) mengusung tema "Eye of The Future for Indonesia Automotive Industry". Pembukaan diawali dengan Welcome Remarks oleh Ketua Harian sekaligus Ketua Penyelenggara Pameran dan Konferensi GAIKINDO, Anton Kumonty.
Anton menyampaikan bahwa GIAC 2026 bertujuan memberi wawasan prospek masa depan, menyoroti daya saing investasi, menjawab kebutuhan investor dari pemerintah, serta mengeksplorasi mobilitas melalui elektrifikasi, teknologi otonom, konektivitas, dan keberlanjutan demi memperkuat posisi Indonesia dalam rantai pasokan global.
Sesi keynote speech diisi oleh Menteri Keuangan RI, Purbaya Yudhi Sadewa, yang menyoroti industri otomotif sebagai motor penggerak ekonomi dengan efek berganda pada sektor manufaktur, investasi, dan lapangan kerja. Menkeu menekankan pentingnya sinergi regulasi pemerintah dan kesiapan pelaku industri di bawah naungan GAIKINDO untuk mengakselerasi transformasi kendaraan rendah emisi serta memaksimalkan nilai tambah domestik.
Baca Juga
GAIKINDO: GIIAS 2026 Jadi Pameran Otomotif Terlengkap Sepanjang Sejarah
Sesi GIAC 2026 dimoderatori oleh Jahen Fachrul Rezki, Ph.D. dari LPEM FEB UI dengan menghadirkan narasumber lintas negara. Lima narasumber dimaksud Adalah Andrew Nasuri (Ketua GAIKINDO Bidang Kerjasama Luar Negeri), Oliver Sperling (Deputy Head of Mission-Designate Ambassador Republik Federasi Jerman), dan Mitsuru Myochin (Charge d’Affaires ad Interim Kedutaan Besar Jepang di Indonesia).
Selain GIAC, program Daily Seminar GIIAS berlangsung selama dua hari pada 5 dan 6 Agustus 2026 pukul 08.00–12.00 WIB. Pada Rabu (5/8/2026), seminar bertema "Mengkaji Ulang Peta Jalan Industri Otomotif Nasional" dibuka oleh Jongkie D. Sugiarto (Ketua GAIKINDO Bidang Pengembangan Pasar).
Sesi ini dimoderatori oleh Anton Jimmi Suwandy (Kepala Kompartemen Pengembangan Pasar GAIKINDO). Narasumber yang hadir meliputi Ekko Harjanto, S.H., M.M., M.H. (Asisten Deputi Fasilitasi Perdagangan dan Pengembangan Ekspor Kemenko Perekonomian RI), Setia Diarta (Direktur Jenderal ILMATE Kementerian Perindustrian RI), Dr. Ir. Riyanto, M.Si (LPEM FEB UI) dan Adhietya Saputra, S.T., M.M. (Business & Project Development Dept Head Indonesia Battery Corporation/IBC).
Seminar hari kedua pada Kamis (6/8/2026) mengusung topik "Membangun Sistem Pengelolaan Limbah Baterai yang Berkelanjutan". Acara dibuka oleh Jap Ernando Demily (Ketua Bidang Transportasi, Lingkungan & Infrastruktur GAIKINDO) serta dimoderatori oleh Harris Akhtar (Customs Clearance Specialist PT Geely Auto Indonesia).
Baca Juga
Gaikindo Serahkan Kepemimpinan AAF ke Malaysia, Perkuat Integrasi Industri Otomotif ASEAN
Sesi diskusi diisi oleh Dra. Laksmi Widyajayanti, M.Sc (Plt. Deputi Bidang Pengelolaan Sampah, Limbah dan B3 KLH/BPLH), Dewi Muliana (Kepala Pusat Industri Hijau Kementerian Perindustrian RI), Elpido (Direktur Teknikal & SHEQ PT Prasadha Pamunah Limbah Industri/PPLI), Vidya Fauzianti (Deputy Country Representative Global Green Growth Institute/GGGI Indonesia).
Kemeriahan GIIAS 2026 turut disokong oleh jajaran mitra sponsor. Astra Credit Companies dan Toyota Astra Finance kembali menjadi Platinum Financial Partner untuk ke-8 kalinya. Didukung pula oleh Energized by Pertamina, EV Ecosystem Powered by PLN Mobile, OLXmobbi (grup Astra) sebagai Official Trade-in Partner, serta Protera, JKind, GT Radial, Astra Honda Motor, Astra Otoparts, Superchallenge, Le Minerale, Teh Pucuk Harum, Kahf, % ARABICA, serta Gojek.

