Pelindo Operasikan Terminal 2 Petikemas, Perkuat Produktivitas Pelabuhan Tanjung Priok
Poin Penting
|
JAKARTA, Investortrust.id -- PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo melakukan soft launching sekaligus uji coba operasional Terminal 2 Petikemas di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta. Beroperasinya terminal tersebut diharapkan meningkatkan produktivitas layanan peti kemas yang terintegrasi di Pelabuhan Tanjung Priok.
Momentum penting yang diselenggarakan pada hari Sabtu (1/8/2026) ini turut ditandai dengan uji sandar perdana kapal peti kemas MV Meratus Konawe di Terminal 2 Petikemas. Kegiatan ini menjadi penanda kesiapan fasilitas, peralatan, dan layanan dalam mendukung kegiatan bongkar muat peti kemas secara aman, andal, dan efisien.
Dalam kesempatan tersebut, Pelindo juga menetapkan nama "Terminal 2 Petikemas" sebagai identitas resmi terminal. Kegiatan ini turut dirangkaikan dengan pemberian santunan kepada anak yatim sebagai wujud kepedulian sosial perusahaan.
Direktur Utama Pelindo, Achmad Muchtasyar, mengatakan pengoperasian Terminal 2 Petikemas merupakan bagian dari transformasi berkelanjutan Pelindo di bawah arahan strategis Danantara, dalam menghadirkan layanan kepelabuhanan yang semakin efisien dan berdaya saing.
“Beroperasinya Terminal 2 Petikemas merupakan langkah penting untuk memperkuat kapasitas dan produktivitas layanan peti kemas di Pelabuhan Tanjung Priok. Kami ingin menghadirkan layanan yang semakin produktif dan terintegrasi melalui monetisasi aset Idle/lahan berkeringat sehingga mampu mendukung kelancaran rantai pasok nasional sekaligus meningkatkan daya saing logistik Indonesia," ujar Achmad.
Baca Juga
Arus Petikemas IPC TPK Panjang Tumbuh Signifikan 73,7% pada Juni 2026
Ia menambahkan, pengembangan kedepan dari terminal ini juga diarahkan untuk mendukung pertumbuhan perdagangan nasional melalui penerapan digitalisasi, modernisasi peralatan, serta penerapan standar keselamatan dan pelayanan yang semakin baik.
"Ke depan, terminal ini akan terus kami kembangkan menjadi terminal yang mampu memberikan pelayanan yang lebih cepat, andal, dan memberikan nilai tambah bagi pengguna jasa maupun perekonomian nasional," lanjut Achmad.
Dilengkapi Container Yard Kapasitas 8.425 TEUs.
Saat ini Terminal 2 Petikemas memiliki dermaga dengan total panjang 517,5 meter x 20,8 meter, di mana 200 meter telah siap beroperasi, dengan kedalaman desain -12 meter LWS dan mampu melayani kapal hingga 30.000 DWT. Terminal ini juga dilengkapi area penumpukan (container yard) dengan luas sekitar 98.700 meter persegi dengan kapasitas mencapai 8.425 TEUs.
Layanan terminal didukung sejumlah peralatan antara lain 1 unit Quay Container Crane (QCC), 4 unit Rubber Tyred Gantry Crane (RTGC), 1 unit Reach Stacker, 5 Head Truck beserta chassis, serta didukung oleh 70 personel.
Pada tahap berikutnya, kapasitas terminal akan semakin diperkuat melalui penambahan 2 unit QCC yang ditargetkan beroperasi pada Triwulan IV 2026.
Pada kesempatan yang sama, Direktur Komersial Pelindo, Farid Padang menjelaskan bahwa pengoperasian Terminal 2 Petikemas menjadi salah satu bagian dalam pengembangan konsep Pelindo Indonesia Network Pendulum (PINP), yaitu integrasi jaringan layanan peti kemas melalui pembentukan hingga 20 koridor pelayaran baru yang akan dikembangkan secara bertahap bersama perusahaan pelayaran, cargo owner, regulator, pemerintah daerah, dan pemilik depo peti kemas.
"Pembentukan koridor tersebut akan memperkuat skema pelabuhan hub and spoke, menciptakan keseimbangan arus muatan (cargo balancing), meningkatkan pemanfaatan kapasitas pelabuhan, serta upaya kontribusi pada penurunan biaya logistik nasional. Diharapkan pada tahap awal dapat terbentuk 7 koridor di semester IV 2026" jelas Farid.

