Bertemu Menlu Cile, Mendag Budi Targetkan Perdagangan lewat IC-CEPA Melesat
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Menteri Perdagangan (Mendag), Budi Santoso bertemu Menteri Luar Negeri Cile, José Francisco Pérez Mackenna untuk mengoptimalkan Perjanjian Kemitraan Ekonomi Komprehensif Indonesia-Cile (Indonesia-Chile Comprehensive Economic Partnership Agreement/IC-CEPA). Lewat IC-CEPA, perdagangan kedua negara ditargetkan melesat.
“Hubungan perdagangan dengan Cile menunjukkan kemajuan positif dan menjanjikan. Indonesia dan Cile sudah memiliki perjanjian dagang IC-CEPA. Hal yang perlu dilakukan selanjutnya adalah mengoptimalkan perjanjian ini untuk meningkatkan nilai perdagangan ,sekaligus memperluas akses pasar kedua negara,” ujar Mendag dalam keterangan tertulis, Selasa (21/7/2026).
Mendag juga menekankan komitmen Indonesia dalam perjanjian IC-CEPA yang terus dirundingkan dan diimplementasikan bertahap. Indonesia telah mengimplementasikan perjanjian di sektor perdagangan barang pada 2019 dan sektor perdagangan jasa pada 2025. Indonesia dan Cili pun telah menandatangani pernyataan bersama tentang peluncuran perundingan sektor investasi pada 2024.
Baca Juga
Bertemu Dubes Republik Cile, Kadin Fokuskan Potensi Impor Ternak Hidup untuk MBG
“Perundingan dan implementasi IC-CEPA kami lakukan bertahap berdasarkan prioritas. Kami harap, perundingan sektor investasi bisa diselesaikan secara intensif melalui serangkaian pertemuan virtual tahun ini. Kami harapkan hasil perundingan yang cepat, seimbang, dan berorientasi jangka panjang,” terang dia.
Ia menilai, perdagangan Indonesia dan Cile masih memiliki ruang untuk lebih diperluas. Untuk semakin mengoptimalkan perdagangan kedua negara, komunikasi yang erat antara pelaku usaha Indonesia dan Cile perlu semakin didukung.
Mendag Busan pun mengusulkan pembentukan forum pelaku usaha yang mempertemukan investor, eksportir, dan importir dari kedua negara.
Baca Juga
Mendag Ingin Perjanjian Dagang Jadi Motor Peningkatan Ekspor Manufaktur RI
“Perlu ada pendekatan antara pelaku usaha (business-to-business/B2B) Indonesia dan Cile, misalnya melalui konsil bisnis (business council). Interaksi pelaku usaha Indonesia dan Cile akan mempercepat peningkatan perdagangan kedua negara,” ungkap Mendag Budi.
Di sisi lain, Menteri José menyampaikan optimismenya terhadap nilai perdagangan Indonesia dan Cile yang dapat terus ditingkatkan. Misalnya di sektor pendidikan teknik dan farmasi. Selain itu, kedua negara berkesempatan mengembangkan teknologi hijau.
Menteri José juga menyampaikan dukungan Cile terhadap aksesi Indonesia ke Comprehensive and Progressive Agreement for Trans-Pacific Partnership (CPTPP) dan ke Organisation for Economic Cooperation and Development (OECD). Sementara itu, Cile mengharapkan dukungan Indonesia terhadap aksesi Cile ke Regional Comprehensive Economic Partnership (RCEP).
