Kemenpar Luncurkan 5 Program Strategis, Desa Wisata dan Digitalisasi Jadi Fokus Utama
Poin Penting
|
JAKARTA, Investortrust.id - Kementerian Pariwisata (Kemenpar) meluncurkan lima program strategis untuk memperkuat daya saing sektor pariwisata nasional. Program tersebut difokuskan pada peningkatan kualitas destinasi, digitalisasi, hingga perluasan dampak ekonomi bagi masyarakat.
Menteri Pariwisata (Menpar), Widiyanti Putri Wardhana mengatakan, lima program itu, meliputi peningkatan keselamatan berwisata, pengembangan desa wisata, wisata berkualitas, Event by Indonesia, dan Tourism 5.0. Seluruhnya disiapkan untuk mendorong pariwisata yang berkelanjutan, inklusif, dan berdaya saing global.
"Untuk memastikan dampak ekonomi dari kegiatan pariwisata sampai ke unit ekonomi terkecil, kami memiliki program desa wisata," ujar Widiyanti di kantor Bakom RI, Jakarta, Rabu (15/7/2026).
Baca Juga
Pada program keselamatan berwisata, Kemenpar akan memperkuat edukasi keselamatan di destinasi, meningkatkan kompetensi pelaku usaha, menyusun standar keselamatan, serta memetakan kawasan wisata yang rawan bencana. Langkah ini diharapkan meningkatkan rasa aman dan nyaman bagi wisatawan.
Di sisi lain, program desa wisata diarahkan untuk memperluas manfaat ekonomi hingga ke daerah. Pemerintah akan memperkuat jejaring desa wisata, memberikan pendampingan, mendorong sertifikasi desa wisata dan halal, serta mengembangkan koperasi desa.
Kemenpar juga mengembangkan program wisata berkualitas guna meningkatkan nilai tambah destinasi dan menarik wisatawan dengan pengeluaran lebih tinggi. Program ini mencakup pengembangan wisata gastronomi, bahari, wellness, hingga penyelenggaraan berbagai agenda unggulan.
Untuk memperkuat promosi, pemerintah menghadirkan Event by Indonesia yang berfokus pada penyelenggaraan event nasional dan internasional. Program ini diharapkan mampu memperkuat citra Indonesia sebagai destinasi unggulan di pasar global.
Baca Juga
Kunjungan Wisman Naik 7,68%, Menpar Optimistis Pariwisata Mampu Dongkrak Ekonomi
Sementara itu, melalui Tourism 5.0, Kemenpar akan mempercepat transformasi digital sektor pariwisata. "Tourism 5.0 merupakan program digitalisasi dan pemanfaatan teknologi untuk pariwisata yang lebih efisien dan berkualitas," kata Widiyanti.
Program tersebut meliputi pengembangan platform Event by Indonesia, pembangunan satu data pariwisata nasional, situs berbasis kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI), hingga pengembangan Application Programming Interface (API) untuk mempercepat layanan perizinan secara daring. Menurut Kemenpar, digitalisasi menjadi salah satu kunci meningkatkan daya saing pariwisata Indonesia di pasar global.

