Kerja Aman, Kerja Hebat! Pertamina dan Kemenaker Perkuat K3
Poin Penting
|
JAKARTA, Investortrust.id - PT Pertamina (Persero), perusahaan energi milik negara, dan Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) memperkuat kolaborasi pengembangan sumber daya manusia (SDM) serta budaya keselamatan kerja melalui penandatanganan memorandum of understanding (MoU) dan perjanjian kerja sama (PKS) di Jakarta, Senin (22/6/2026). Sinergi tersebut diharapkan meningkatkan kompetensi tenaga kerja nasional sekaligus memperkuat standar keselamatan di sektor strategis yang memiliki risiko operasional tinggi.
Nota kesepahaman mencakup sinergi program ketenagakerjaan dan pendayagunaan SDM. Sementara itu, perjanjian kerja sama difokuskan pada penyelenggaraan pelatihan keselamatan dan kesehatan kerja (K3).
Baca Juga
Pertamina dan Kemenkop Percepat PLTS Koperasi Desa Merah Putih di Batam, Progres 80%
Penandatanganan dilakukan oleh Direktur Sumber Daya Manusia PT Pertamina (Persero) Andy Arvianto dan Sekretaris Jenderal Kemnaker Cris Kuntadi. Adapun PKS ditandatangani oleh Senior Vice President Pertamina Corporate University Robby Rafid, Senior Vice President Health, Safety, Security and Environment (HSSE) PT Pertamina (Persero) I Ketut Laba, serta Direktur Jenderal Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas Kemnaker Darmawansyah.
Prosesi tersebut turut disaksikan Menteri Ketenagakerjaan Yassierli, Komisaris Utama Pertamina Mochamad Iriawan, Wakil Direktur Utama Pertamina Oki Muraza, serta jajaran manajemen dari kedua institusi.
Yassierli mengapresiasi dukungan dan komitmen yang ditunjukkan Pertamina dalam memperkuat program ketenagakerjaan nasional. Menurutnya, sinergi antara pemerintah dan dunia usaha menjadi kunci untuk menghadapi berbagai tantangan pembangunan di masa depan. “Dengan kolaborasi inilah, kita yakin bahwa tantangan apa pun kita bisa hadapi bersama,” ujarnya dikutip Selasa (23/6/2026).
Komisaris Utama Pertamina Mochamad Iriawan menilai kerja sama tersebut merupakan langkah strategis dan fundamental untuk memperkuat daya saing Indonesia. Keberlanjutan perusahaan tidak hanya ditentukan oleh besarnya aset atau kecanggihan teknologi, tetapi juga kualitas sumber daya manusia yang mampu beradaptasi dengan perubahan.
"Investasi terbaik yang dapat dilakukan adalah investasi manusia. Pengembangan kompetensi, peningkatan produktivitas, serta pembentukan budaya HSSE yang unggul merupakan fondasi penting keberlanjutan perusahaan sekaligus kontribusi nyata mendukung ketahanan ekonomi nasional,” ungkap Iriawan.
Menurutnya, kolaborasi tersebut juga sejalan dengan komitmen Pertamina dalam memberdayakan masyarakat di sekitar wilayah operasinya melalui pendekatan creating shared value dan ekonomi sirkular yang memberikan manfaat bersama bagi perusahaan dan masyarakat.
“Semoga kolaborasi ini menjadi tonggak penting dalam membangun sumber daya manusia Indonesia yang unggul, menciptakan budaya keselamatan yang semakin kuat, serta menghadirkan manfaat yang sebesar-besarnya bagi masyarakat Indonesia dan kemajuan bangsa,” ujarnya.
Keselamatan Pekerja Jadi Prioritas
Wakil Direktur Utama Pertamina Oki Muraza mengatakan sumber daya manusia merupakan faktor utama yang menghubungkan strategi perusahaan dengan pencapaian target kinerja. Karena itu, perusahaan menempatkan aspek kesehatan dan keselamatan kerja sebagai prioritas di seluruh lini operasional.
Baca Juga
Pertamina Mandalika Racing Series 2026 Cetak Talenta Balap Muda Indonesia
“Kita semua, di seluruh lini Pertamina Group, adalah satu keluarga. Ada keluarga yang menunggu di rumah, sehingga keselamatan setiap pekerja harus menjadi prioritas. Karena itu, arahan dari Komisaris Utama sangat jelas, yaitu memastikan setiap pekerja Pertamina selamat berangkat, selamat menjalankan pekerjaannya, dan selamat kembali pulang ke rumah,” tegas Oki.
Ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terwujudnya kerja sama tersebut. Menurut Oki, penguatan kompetensi dan budaya keselamatan akan menjadi fondasi penting bagi keberhasilan operasional perusahaan dari hulu hingga hilir. “Mudah-mudahan melalui sinergi ini kita dapat membangun SDM yang solid dari hulu hingga hilir. Karena keberhasilan operasi Pertamina Group berawal dari
