Selain Rombak Direksi, Inalum Cetak Rekor Keuangan dan Operasional Tertinggi Sepanjang 50 Tahun Berdiri
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum) mencatatkan rekor kinerja keuangan dan operasional tertinggi sepanjang sejarah perusahaan pada tahun buku 2025. Capaian tersebut disahkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) tahun buku 2025 yang membukukan kinerja keuangan terkuat sepanjang 50 tahun berdirinya perusahaan.
Sepanjang 50 tahun berdiri, pendapatan perusahaan tumbuh 10% dibandingkan tahun sebelumnya, didorong peningkatan volume penjualan dan harga jual komoditas yang lebih baik. Laba bersih konsolidasian naik 15% secara year-on-year, sementara EBITDA tumbuh sebesar 17%.
Di sisi operasional, Inalum juga mencetak rekor produksi dan penjualan tertinggi sepanjang sejarah perusahaan. Produksi aluminium mencapai 280.082 metrik ton atau meningkat sekitar 2% dibandingkan tahun sebelumnya. Sementara itu, volume penjualan tercatat sebesar 280.141 metrik ton atau naik sekitar 1% secara tahunan.
Baca Juga
Inalum Raih Proper Emas dan Hijau 2025, Tegaskan Konsistensi Kinerja ESG
"Pencapaian 2025 merupakan hasil dari konsistensi transformasi operasional, peningkatan efisiensi, serta kolaborasi seluruh insan Inalum dan dukungan Grup MIND ID. Kinerja terbaik sepanjang sejarah perusahaan ini menjadi bukti bahwa strategi penguatan daya saing dan hilirisasi yang kami jalankan telah memberikan hasil yang nyata," ujar Corporate Secretary PT Inalum Mahyaruddin A.R dalam keterangan tertulis, Senin (22/6/2026).
Capaian ini ditopang oleh penyelesaian proyek Pot Upgrading, yang meningkatkan kapasitas produksi terpasang menjadi sekitar 274.000 ton per tahun melalui peningkatan teknologi tungku reduksi ke arus 235 kA pada 170 tungku di Potline 2.
Kinerja Inalum turut tercermin dari penilaian tata kelola dan kesehatan. Perseroan memperoleh tingkat kesehatan kategori "AA" dengan klasifikasi "Sehat", didukung final rating idAA-/stable dan standalone rating idA+(sa) dari Pefindo. Pencapaian key performance indicators (KPI) kolegial 2025 tercatat sebesar 85,54% (audited), dengan peringkat komposit risiko berada pada peringkat 2.
Pada aspek penerapan good corporate governance (GCG), tingkat pengadopsian prinsip ASEAN Corporate Governance Scorecard (ACGS) Inalum diproyeksikan meningkat menjadi 87,54% pada Tahun Buku 2025, dari 81,01% pada tahun sebelumnya, seiring tindak lanjut atas seluruh rekomendasi perbaikan.
Sepanjang 2025, Inalum merealisasikan program tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) secara terintegrasi dan terukur dampaknya. Program prioritas mencakup pemberian beasiswa kepada 145 penerima, pelatihan bagi 110 guru, penanaman 15.000 pohon mangrove.
Kemudian, pembangunan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di tiga lokasi, serta penyaluran pendanaan bagi usaha mikro dan kecil. Program-program ini dijalankan melalui pendekatan strategic empowerment dan strategic engagement yang selaras dengan praktik terbaik internasional.
Dalam RUPST Tahun Buku 2025, pemegang saham juga menyetujui perubahan susunan pengurus. Adapun susunan dewan komisaris dan direksi PT Inalum hasil RUPST Tahun Buku 2025 adalah sebagai berikut:
Baca Juga
Sambut HUT Ke-50, Inalum Gelar 12 Titik Pasar Murah di Sumut
Dewan Komisaris
• Komisaris Utama dan Komisaris Independen : Musa Bangun
• Komisaris: Indra Simarta
• Komisaris: Ali Said
• Komisaris Independen: Hari Soebagijo
• Komisaris : Kardwiyana Ukar
Direksi
• Direktur Utama: Melati Sarnita
• Direktur Keuangan: Ken Permana
• Direktur Operasi: Ivan Ermisyam
• Direktur Strategi Korporasi, Pengembangan Usaha, dan Komersial: Arif Haendra
• Direktur Sumber Daya Manusia & Transformasi Bisnis: Kemal Sudiro
