Mahasiswa IPB Sukses Tembus Ekspor Pinang ke Bangladesh dan Maladewa Senilai Rp 2,2 Miliar.
Poin Penting
|
JAKARTA, Investortrust.id -- Menteri Perdagangan Budi Santoso secara resmi melepas ekspor produk pinang produksi PT Export Tani Nusantara dengan tujuan pasar Bangladesh dan Maladewa. Pengiriman komoditas pertanian senilai Rp2,2 miliar tersebut menjadi momentum penting karena PT Export Tani Nusantara merupakan perusahaan yang dikelola oleh mahasiswa-mahasiswa IPB University.
Para mahasiswa ini dinilai berhasil mengembangkan usaha berbasis komoditas pertanian hingga mampu menembus pasar internasional.
Mendag Busan, demikian sapaan akrabnya, mengungkapkan bahwa keberhasilan menembus pasar global tersebut berawal dari fasilitasi intensif yang diberikan oleh Kementerian Perdagangan. Melalui serangkaian kegiatan promosi dagang dan penyesuaian bisnis atau business matching, pemerintah sukses mempertemukan para pelaku usaha lokal dengan calon pembeli mancanegara sejak tahun lalu. Selain sukses mengamankan pasar di Bangladesh dan Maladewa, perusahaan rintisan mahasiswa ini juga berhasil memperoleh transaksi ekspor baru saat berpartisipasi dalam pameran dagang di China.
“Hari ini, kami melepas ekspor produk pinang ke Bangladesh dan Maladewa. Pembeli komoditas ini diperoleh melalui fasilitasi promosi dan business matching yang dilakukan Kemendag tahun lalu. Kami harap semakin banyak mahasiswa mengikuti jejak PT Export Tani Nusantara,” ujar Mendag Busan saat hadir dalam “Campuspreneur 2026: Pengembangan Wirausaha Muda Berorientasi Ekspor” di IPB University, Bogor, Jawa Barat, Jumat (12/6/2026).
Pada kesempatan yang sama, CEO PT Export Tani Nusantara, Al Fiqie, mengakui bahwa dukungan berkelanjutan dari Kementerian Perdagangan dan pihak kampus IPB University berperan sangat vital dalam pengembangan skala usaha korporasinya. Sinergi kedua lembaga tersebut terbukti mampu membuka jalan bagi perusahaannya untuk bersaing di pasar ekspor global.
Salah satu bentuk dukungan konkret yang diterima oleh perusahaan adalah fasilitasi keikutsertaan dalam ajang pameran dagang internasional di Shanghai, Tiongkok, beberapa bulan lalu. Melalui pameran bergengsi tersebut, PT Export Tani Nusantara berhasil menjaring sejumlah calon pembeli potensial sekaligus menandatangani nota kesepahaman atau MoU dengan nilai transaksi yang sangat fantastis mencapai Rp33 miliar.
Adapun beberapa komoditas unggulan pertanian yang sangat diminati oleh para investor asing dalam penandatanganan kerja sama tersebut meliputi biji kopi arabika, vanili, kakao, hingga buah pinang. Atas capaian luar biasa tersebut, manajemen perusahaan menyampaikan apresiasi terdalamnya kepada seluruh pihak yang ikut mengawal proses inkubasi bisnis mereka dari awal.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada Kemendag dan IPB yang selalu mendukung dalam bentuk pelatihan, pendampingan, serta akses pasar melalui business matching,” imbuh Fiqie saat menutup keterangannya.

