87,9 Juta Penumpang Naik KRL Jabodetabek Sepanjang Kuartal I-2026
JAKARTA, investortrust.id — PT Kereta Commuter Indonesia (KAI Commuter) mencatat jumlah pengguna kereta rel listrik (KRL) atau commuter line Jabodetabek pada kuartal I-2026 mencapai 87.979.371 orang. Angka tersebut meningkat 7% dibandingkan periode yang sama tahun 2025 sebanyak 82.114.334 pengguna.
“Setiap hari kerja, hampir 1,1 juta masyarakat di wilayah Jabodetabek mengandalkan commuter line sebagai transportasi untuk aktivitas hariannya. Mulai dari pedagang di pasar-pasar hingga pegawai kantor, dari berbagai usia, menjadikan moda transportasi ini sebagai andalan untuk mobilitasnya,” kata VP Corporate Secretary KAI Commuter, Karina Amanda di Commuter Hall Stasiun Juanda KAI Commuter, Jakarta Pusat, Senin (20/4/2025).
Baca Juga
KCI Catat 27 Juta Penumpang KRL Selama Angkutan Lebaran 2026, Lampaui Target
Selain itu, KAI Commuter juga mencatat peningkatan pengguna di Stasiun Pondok Rajeg. Sejak direaktivasi pada akhir 2024, jumlah pengguna yang naik dari stasiun tersebut pada kuartal I-2026 mencapai 131.996 orang atau naik 46% dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebanyak 90.405 orang.
Pada periode yang sama, KAI Commuter juga mengoperasikan Stasiun Jatake di lintas Tanah Abang–Rangkasbitung. Pada awal operasional Januari 2026, pengguna tercatat 938 orang per hari dan meningkat menjadi 1.183 orang per hari pada Maret 2026.
“Peningkatan volume penumpang di titik ini menunjukkan bahwa masyarakat semakin mengandalkan transportasi publik yang terintegrasi untuk menghindari kemacetan di jalan raya,” ujar Karina.
KAI Commuter bersama PT Kereta Api Indonesia (Persero) turut melakukan pengembangan infrastruktur di Stasiun Bogor melalui perpanjangan jalur pada peron 6, 7, dan 8. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi kepadatan pengguna yang mencapai 98.000 hingga 100.000 orang per hari serta mendukung pengoperasian rangkaian commuter line stamformasi (SF) 12 kereta.
Baca Juga
Stasiun KRL Bekasi dan Rangkasbitung Jadi Titik Terpadat Selama Ramadan
Selain itu, peningkatan fasilitas inklusif pun dilakukan di Stasiun Cikini dengan penyediaan platform lift bagi lansia, ibu hamil, dan penyandang disabilitas.
“Dengan fondasi yang kuat di kuartal pertama ini, KAI Commuter optimistis dapat terus meningkatkan standar layanan transportasi publik nasional hingga akhir tahun,” tutur Karina.

