Menko Zulhas: Seleksi Pengelola Kopdes Merah Putih Gratis, Hati-hati Penipuan!
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id — Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, mengimbau kepada masyarakat agar waspada terhadap segala bentuk penipuan yang mengatasnamakan rekrutmen pengelola Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih. Ia menegaskan bahwa seluruh proses seleksi tidak dipungut biaya apapun.
Pemerintah mendeteksi adanya banyak informasi hoaks di media sosial yang menawarkan jasa kelulusan atau jalur khusus menjadi pegawai Kopdes sejak enam bulan lalu.
"Tidak ada jalur khusus, tidak ada titipan, tidak ada pihak yang dapat menjamin kelulusan. Bila ada pihak yang minta imbalan dan janji lulus, itu berarti nipu, bohong," kata Zulkifli Hasan alias Zulhas dalam konferensi pers di kantor Kemenko Pangan, Jakarta, Rabu (15/4/2026).
Satu Pintu Resmi
Untuk menjaga transparansi, pemerintah hanya menggunakan satu kanal resmi untuk seluruh proses pendaftaran dan informasi yaitu di laman phtc.panselnas.go.id. Zulhas menekankan pendaftaran tidak dilakukan di kantor kementerian lain seperti Kementerian Desa atau Kementerian Koperasi.
Seleksi ini dikoordinasikan oleh BP BUMN serta didukung lintas lembaga, termasuk Kemenpan-RB, BKN, hingga Kementerian Keuangan untuk memastikan proses yang akuntabel dan bersih.
Zulhas menjelaskan pemerintah melalui Panitia Seleksi Nasional (Panselnas) SDM Program Hasil Terbaik Cepat resmi membuka rekrutmen besar-besaran bagi putra-putri terbaik Indonesia untuk mengelola Kopdes Merah Putih dan Kampung Nelayan Merah Putih. Sebanyak 35.476 formasi dibuka pada tahap pertama ini.
Baca Juga
Pemerintah Buka Lowongan 35.476 Pegawai BUMN untuk Manajer Kopdes dan Kampung Nelayan
Menurut Zulhas rekrutmen ini bertujuan untuk mencari tenaga profesional yang akan menggerakkan ekonomi dari akar rumput. Para pendaftar yang lolos nantinya akan berstatus sebagai pegawai BUMN dengan skema Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT).
"Negara memanggil seluruh saudara sekalian untuk hadir di desa, kelurahan, dan kampung nelayan, guna membangun Indonesia dari akar yang paling kuat," tegas Zulkifli Hasan alias Zulhas dalam konferensi pers, Rabu (15/4/2026).
Total kebutuhan SDM tahap pertama ini terbagi menjadi dua posisi utama, yakni 30.000 Manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang akan ditempatkan di bawah PT Agrinas Pangan Nusantara.
Kemudian sebanyak 5.476 formasi Pengelola Kampung Nelayan Merah Putih akan ditempatkan di bawah PT Agrinas Jaladri Nusantara.

