VKTR Bantu Pemerintah Kurangi 6,3 Juta Kg CO2, kok Bisa?
JAKARTA, investortrust.id – PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk (VKTR), salah satu anak perusahaan PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR), ikut membantu pemerintah mengurangi emisi karbon demi mencapai target Net Zero Emission (NZE) pada 2060. Hingga Februari 2024, armada bus listrik VKTR berhasil mengurangi 6,3 juta kg CO2.
“Alhamdulillah operasi bisnis kami melalui bus listrik juga memberikan dampak baik bagi lingkungan. Saat ini, 60 bus VKTR yang beroperasi di Indonesia telah menempuh jarak 4,8 juta km. Itu gabungan seluruh unit per posisi Februari 2024,” kata Chief Executive Officer (CEO) & President Director Bakrie & Brothers, Anindya Novyan Bakrie.
Baca Juga
Anindya Bakrie Buka-bukaan soal Potensi Pasar Kendaraan Listrik yang Digarap VKTR
Anindya mengungkapkan hal itu pada seremoni penandatanganan kemitraan strategis VKTR dengan PT Indomobil Sukses Internasional Tbk (IMAS) di Gedung The Convergence, Kuningan, Jakarta, Selasa (20/2/2024). Dalam kemitraan strategis itu, VKTR dan Indomobil melalui salah satu anak perusahaannya, PT IMG Sejahtera Langgeng, juga mendirikan perusahaan patungan (joint venture).
Acara tersebut antara lain dihadiri Direktur Utama PT Indomobil Sukses Internasional Tbk Jusak Kertowidjojo, Direktur Indomobil Group Evensius Go, Direktur Pengembangan Bisnis Indomobil Group Andrew Nasuri, Presiden Direktur Samuel Sekuritas Hisdi Liem, jajaran direksi Bakrie & Brothers, dan jajaran direksi VKTR.
60 Bus Tempuh Jarak 4,8 Juta Km
Anindya Bakrie menjelaskan, 4,8 juta km yang telah ditempuh 60 bus VKTR bukan semata jarak dan angka. “Ini sama dengan keberhasilan kami dalam mengurangi 6,3 juta kg CO2,” tegas Chairman VKTR tersebut.
Indonesia, menurut Anin, membutuhkan sekitar 6.900 ha vegetasi untuk menyerap 6,3 juta kg CO2. Dengan demikian, negeri inimembutuhkan sedikitnya 290 ribu pohon yang harus ditanam untuk menyerap CO2 sebanyak itu.
“Artinya, dalam waktu kurang dari setahun, terjadi peningkatan pengurangan CO2 yang dicapai oleh bus VKTR hingga 700 ribu kg CO2,” tutur dia.
VKTR, kata Anindya, akan terus berkomitmen untuk mempercepat penggunaan kendaraan listrik di Indonesia. “Salah satu cara kami mewujudkan komitmen tersebut adalah melalui kemitraan strategis dengan Indomobil, perusahaan yang memiliki portfolio sukses dalam industri otomotif,” papar dia.
Anindya Bakrie mengungkapkan, jika tidak ada aral melintang, VKTR pada akhir Februari akan melakukan peletakan batu pertama (groundbreaking) pembangunan pabrik kendaraan listrik komersial pertama di Magelang, Jawa Tengah.
Baca Juga
Percepat Adopsi Kendaraan Listrik, VKTR dan Indomobil Jalin Kemitraan Strategis
“Ini realisasi VKTR sebagai pionir dalam industri kendaraan listrik komersial, sekaligus untuk mempercepat adopsi kendaraan listrik di Indonesia,” ucap dia.
Anin berharap kemitraan VKTR dengan Indomobil menjadi awal yang baik bagi kedua perusahaan untuk menghadirkan solusi transportasi yang ramah lingkungan.
“Ini juga sangat penting untuk mempercepat transisi menuju mobilitas berkelanjutan, termasuk dalam mencapai NZE 2060,” tandas dia.
