TLKM, JSMR, ERAA Jajaran Saham Pilihan Mirae Hari Ini
JAKARTA, investortrust.id – Mirae Asset Sekuritas memperkirakan indeks harga saham gabungan (IHSG) akan bergerak konsolidasi dalam rentang 7.197-7.266 dengan critical level di 7.130, Rabu (10/1/2024)
Mirae pun memasukkan saham TLKM, JSMR, dan ERAA ke dalam daftar saham pilihan hari ini.
“Indikator MFI optimized, indikator Stochastic%D optimized relatif flat dan indikator Wiiliam%R optimized coba bergerak turun namun sementara tertahan. Indeks ini masih berada di bawah centerline pada Bollinger Bands Optimized,” jelas Analis Mirae Asset Sekuritas Tasrul Tanar pada Rabu pagi.
Baca Juga
Saham SMLE dan MSJA Resmi Listing, Ada yang Langsung Cetak ARA
Dalam sepekan, menurut Tasrul, indikator MFI optimized, indikator RSI optimized dan William%R optimized masih cenderung turun dengan sebaran volume terbanyak dari sisi demand berada di bawah dan supply berada di atas level saat ini.
Untuk perdagangan hari ini, saham ERAA direkomendasikan buy on weakness dengan target harga Rp 440, cut loss bila saham ke level Rp 380.
“Indikator MFI optimized, indikator RSI optimized dan indikator W%R optimized masih cenderung bergerak turun Harga saat ini di atas centerline pada Bollinger Bands optimized dengan sebaran volume terbanyak dari sisi demand dan sisi supply berada sekitar level saat ini,” sambung Tasrul.
Sedangkan saham JSMR disarankan sell on strength dengan target harga Rp 4.920, cut loss bila menembus level 4.610. Sementara itu, pelaju pasar disarankan buy on weakness saham TLKM dengan target harga Rp 1.415, cut loss bila turun ke level Rp 3.850.
“Indikator MFI optimized, indikator RSI optimized dan indikator William%R optimized masih cenderung naik. Harga di atas centerline pada Bollinger Bands optimized dengan sebaran volume terbanyak dari sisi demand berada di bawah dan sisi supply sekitar level harga saat ini,” tutup Tasrul.
Baca Juga
IHSG Kembali Koreksi Dipicu Pelemahan Saham Emiten Prajogo Pangestu Ini
Kemarin, IHSG ditutup melemah 1,14% pada perdagangan Selasa. Sektor material dasar dan Transportasi memimpin penurunan dengan saham-saham seperti BRPT, MDKA, dan SMDR. Investor asing melakukan pembelian bersih senilai Rp 304 miliar pada saham-saham seperti BBCA, BBRI, dan TLKM.
Bursa US ditutup beragam pada perdagangan Selasa. Defisit neraca perdagangan US pada bulan November 2023 menyempit menjadi US$ 63,2 miliar dibandingkan bulan sebelumnya defisit US$ 64.5bn, sedangkan impor dan ekspor November 2023 mengalami penurunan dibanding bulan sebelumnya. Dow turun 0.42%, S&P turun 0.15%, dan Nasdaq naik 0.09%.
