Siaga Serangan dari Israel, Iran Tutup Sementara Fasilitas Nuklirnya
JAKARTA, investortrust.id - Iran untuk sementara waktu menutup fasilitas nuklirnya karena “pertimbangan keamanan” setelah serangan rudal dan drone besar-besaran terhadap Israel pada akhir pekan, demikian disampaikan kepala pengawas atom PBB (IAEA).
Berbicara kepada wartawan di sela-sela pertemuan Dewan Keamanan PBB, Ketua Badan Energi Atom Internasional (IAEA) Rafael Grossi ditanya soal kekhawatiran tentang potensi serangan Israel terhadap fasilitas nuklir Iran, sebagai aksi balasan atas Iran.
"Kami selalu khawatir dengan kemungkinan ini. Apa yang bisa saya sampaikan kepada Anda adalah, bahwa para pemeriksa kami di Iran diberitahu oleh pemerintah Iran bahwa kemarin (Minggu, 15/4/2024), semua fasilitas nuklir yang kami periksa setiap hari akan tetap ditutup karena pertimbangan keamanan," kata Grossi seperti dikutip TRTworld, Selasa (16/4/2024).
Baca Juga
Fasilitas tersebut akan dibuka kembali pada hari Senin (22/4/2024), kata Grossi. “Saya memutuskan untuk tidak membiarkan para pengawas kembali ke fasilitas sampai kami melihat situasi benar-benar tenang,” tambahnya.
Seperti diberitakan, Iran akan merespons tindakan apa pun yang bertentangan dengan kepentingannya, kata Presiden Ebrahim Raisi seperti dikutip Iranian Student News Agency, sehari setelah Israel memperingatkan bahwa pihaknya akan menanggapi serangan pesawat tak berawak dan rudal di Teheran pada akhir pekan.
“Kami dengan tegas menyatakan bahwa tindakan sekecil apa pun terhadap kepentingan Iran pasti akan dibalas dengan respons yang parah, meluas, dan menyakitkan,” kata Raisi.
