Sepekan Anjlok 20,23%, Saham GOTO Dekati “Gocap”
JAKARTA, Investortrust.id – Harga saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) terjerembab sebanyak 20,23% ke terendah baru sepanjang masa level Rp 67. Penurunan saham ini kian menjadi-jadi setelah private placement sebanyak 17,04 miliar saham dituntaskan.
Tak hanya itu, saham GOTO satu dari lima saham yang mencatatkan penjualan bersih terbanyak oleh pemodal asing. Total net sell saham ini mencapai Rp 105,15 miliar sepanjang hari ini.
Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), saham GOTO telah anjlok dari level penutupan akhir pekan lalu Rp 84 menjadi Rp 67 pada penutupan perdangan Jumat (13/10/2023). Sedangkan hari ini, saham GOTO ditutup anjlok 8,22% menjadi Rp 67.
Baca Juga
Penurunan harga saham GOTO membuat indeks sektor teknologi terjerembab 2,90% atau memimpin sektor saham dengan penurunan paling dalam sepanjang perdagangan hari ini.
Selain itu, berlanjutnya penurunah harga saham, GOTO berpotensi berdampak negatif terhadap laporan kinerja keuangan tahun ini. Pasalnya, terbuka peluang perseroan kembali mencatatkan penurunan nilai good will akibat harga sahamnya sudah jauh di bawah harga penutupan akhir tahun lalu.
Kondisi serupa pernah dilakukan GOTO dalam laporan keuangan tahunan 2022 dengan mencatatkan penurunan nilai good will senilai Rp 11 triliun. Saat itu disebutkan penurunan akibat adanya kerugian investasi dan penurunan valuasi saham GOTO. Kerugian tersebut memicu peningkatan rugi bersih GOTO tahun 2022 dari Rp 25,9 triliun menjadi Rp 40,4 triliun.
Baca Juga
Sebagaimana diketahui nilai pasar pasar (market cap) saham GOTO kembali anjlok dari Rp 400 triliun pada saat lising perdana saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 11 April 2022 menjadi Rp 79,35 triliun pada penutupan perdagangan saham Jumat (13/10/2023) atau kurang dari 19 bulan.
