Sandiaga Sebut Transaksi RI di Pameran Travex ATF 2024 Tembus Rp 41 Miliar
JAKARTA, Investortrust.id - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno menyebutkan, nilai transaksi business to business (B2B) di booth Wonderful Indonesia selama TRAVEX (Travel Exchange) 2024 Laos mencapai Rp 41 miliar.
Capaian nilai transaksi ini menurut mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta tersebut merupakan dua kali lipat dari target yang sebelumnya ditentukan oleh pihaknya, yakni senilai Rp 22 miliar.
"Kita menargetkan tadinya Rp 22 miliar nilai transaksi, tapi alhamdulillah perpenutupan kita sudah membukukan hampir 2 kali lipat, yaitu Rp 41 miliar," ucapnya dalam acara Weekly Brief secara virtual, Senin (29/1/2024).
Baca Juga
Pamer Pariwisata di IKN, Sandiaga Sebut Hotel Senilai Rp 20 Triliun
Adapun, TRAVEX (Travel Exchange) merupakan bagian dari rangkaian penyelenggaraan ATF 2024 yang berlangsung pada 24-26 Januari 2024 . Ajang ini menjadi forum business to business (B2B) bagi para pelaku usaha pariwisata antara negara ASEAN.
Pelaku usaha pariwisata antara negara ASEAN tersebut terdiri dari ASEAN NTOs, ASEAN Tourism Industries, Travel and Tourism Hospitality Industries, hotels & accommodation industries, TA/TO, serta pelaku MICE.
Baca Juga
Sandiaga Uno: Perputaran Uang Sektor Wisata Capai Rp 108 Triliun saat Nataru
Kemenparekraf membawa 13 perwakilan dari tour operator/travel agent untuk berpartisipasi dalam Travex 2024. Dimana Borobudur sebagai Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP) dipilih sebagai tema utama dan Desa Wisata Candirejo sebagai destinasi utama yang akan ditawarkan kepada para pelaku usaha.
"Jadi kita tidak datang ke sana untuk jalan-jalan saja, tapi kita langsung kerja dan menghasilkan hasil yang sangat konkret," tandas Sandiaga.
