Sah! Sucor AM Angkat Komisaris Utama Baru, Perkuat Gerakan Investasi Gen-Z
JAKARTA, investortrust.id - Pemegang saham PT Sucorinvest Asset Management (Sucor AM) memutuskan untuk melakukan perubahan posisi Komisaris Utama Perseroan, dengan mengangkat Theodorus Wiryawan menduduki jabatan tersebut, untuk jangka waktu dua tahun yang berakhir pada tahun 2026.
Perubahan posisi komisaris utama diputuskan secara sah di luar Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) tanggal 26 Januari 2024 lalu.
Manajemen Sucor AM menyampaikan, pengangkatan Theodorus Wiryawan sebagai Komisaris Utama tertuang dalam Pernyataan Keputusan Pemegang Saham sebagai Pengganti Rapat Umum Pemegang Saham PT Sucorinvest Asset Management Nomor 41.
Baca Juga
Pencalonan Theodorus Wiryawan sebagai Komisaris Utama Sucor AM telah disetujui Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melalui surat yang dikeluarkan oleh OJK tertanggal 19 Januari 2024 nomor S-63/PM.02/2024 perihal tanggapan atas perubahan susunan Dewan Komisaris PT Sucorinvest Asset Management.
Terhitung sejak putusan yang telah ditandatangani oleh seluruh pemegang saham Perseroan, maka susunan manajemen Sucor AM saat ini adalah :
● Komisaris Utama: Theodorus Wiryawan
● Komisaris Independen: Rusli Sutanto
● Direktur Utama: Jemmy Paul Wawointana
● Direktur: Yenny Siahaan
“Manajemen mengucapkan terima kasih serta memberikan apresiasi dan penghargaan atas kontribusi Bapak Johanes Susilo selama menjabat sebagai Komisaris Utama Sucor AM. Manajemen juga berharap dapat terus menjalin hubungan baik di masa mendatang,” tulis keterangan resmi Manajemen Sucor AM yang diterima redaksi, Selasa (19/3).
Baca Juga
Gandeng Bank Danamon, Sucor AM Distribusikan 4 Reksa Dana Baru
Theodorus Wiryawan atau yang kerap disapa Pak Wir, merupakan sosok yang memiliki pengalaman luas pada bidang perbankan, keuangan, dan pemasaran.
Menerima gelar Sarjana bidang Administrasi Bisnis dari Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya pada tahun 1988.
Sebagai Komisaris Utama yang baru menjabat di PT Sucorinvest Asset Management, Pak Wir akan bekerja dengan berpedoman pada visi dan misi Sucor AM.
“Visi kita adalah to be the most valuable and trusted asset management company across generation, sehingga ke depannya Sucor AM akan memberikan pelayanan manajemen aset dan investasi terpercaya dan transparan yang dapat menembus lintas generasi, serta melaksanakan misi untuk membantu nasabah menavigasi, mengamankan dan mengumpulkan kekayaan seiring berjalannya waktu,” ungkap Pak Wir.
Lebih lanjut Pak Wir optimistis pertumbuhan IHSG yang cukup positif selama beberapa tahun terakhir sejalan dengan fakta bahwa saat ini investor Gen-Z mendominasi pasar modal.
Dikatakan, tren positif yang terjadi saat ini sejalan dengan nilai-nilai yang dimiliki Sucor AM akan menopang pergerakan Investasi di Indonesia.
“Tren IHSG selama 10 tahun terakhir cukup positif meskipun terjadi sedikit fluktuasi, tetapi arah pergerakannya selalu positif. Optimisme tumbuh bahwa saat ini generasi muda mulai paham akan pentingnya investasi, mengingat sekarang ada sekitar 57,26% investor di bawah usia 30 tahun,” lanjut Theodorus.
“Anak-anak muda ini suka dengan transparansi untuk membangun kepercayaan, akuntabilitas, dan juga suka mendapatkan masukan-masukan kemana mereka harus berinvestasi dan mengelola dananya. Menurut saya hal ini sangat melekat dengan nilai-nilai yang dimiliki Sucor AM,” sambungnya.
Pak Wir memiliki harapan besar pada masyarakat Indonesia dan generasi muda khususnya akan kesadaran literasi keuangan dan investasi.
“Semoga ke depannya semakin banyak masyarakat Indonesia yang paham dan mengerti literasi keuangan serta tidak terjebak dalam lingkaran keuangan yang menyesatkan. Terutama generasi muda sebagai tiang masa depan perlu melakukan investasi, tentunya investasi ini tidak untuk kesenangan saat ini atau sesaat, tetapi untuk kehidupan dan finansial yang lebih baik di masa mendatang,” tutupnya.
