PTPP Kantongi Peringkat idA dari Pefindo
JAKARTA, investortrust.id – Pefindo menyematkan peringkat idA untuk PT Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk (PTPP), serta Obligasi Berkelanjutan II dan Obligasi Berkelanjutan III.
Pefindo juga menegaskan peringkat idA(sy) untuk Sukuk Mudharabah I yang diterbitkan oleh PTPP. Adapun prospek untuk peringkat Perusahaan adalah stabil, yang berlaku sejak 13 Maret 2024 hingga 1 Maret 2025.
Baca Juga
Analis Pefindo Yogie Perdana dan Randhya Musapratikto mengatakan, peringkat utang terbaru ini mencerminkan tingkat kemungkinan yang kuat akan adanya dukungan pemerintah, posisi PTPP yang kuat di industri, sumber pendapatan yang terdiversifikasi, dan fleksibilitas keuangan yang relatif kuat.
"Kekuatan ini diimbangi oleh leverage PTPP yang tinggi dan cakupan arus kas yang lemah, eksposur terhadap segmen properti yang berisiko tinggi, dan lingkungan usaha yang fluktuatif," urainya dalam laporan pemeringkatan yang dikutip, Senin (18/3).
Baca Juga
Dua Proyek Garapan PTPP Diresmikan Jokowi di Makassar, Nilai Kontrak Rp 3 T
Peringkat dapat dinaikkan jika PTPP memperbaiki leverage dan cakupan utang secara berkelanjutan didukung oleh peningkatan marjin yang substansial dari bisnis yang terdiversifikasi dan penagihan piutang yang lebih cepat.
“Sebeliknya kami dapat menurunkan peringkat jika profitabilitas memburuk secara material karena manajemen proyek yang lebih lemah atau persaingan yang meningkat atau Perusahaan berutang lebih tinggi dari yang diproyeksikan karena eksposur PTPP yang lebih tinggi pada proyek-proyek investasi,” pungkasnya.
Didirikan pada tahun 1953, PTPP merupakan salah satu perusahaan yang bergerak di sektor rekayasa dan konstruksi.
Perusahaan saat ini berkembang ke sektor properti, dan realti, pracetak, dan penyewaan alat berat serta investasi di sektor energi dan infrastruktur.
Pada akhir Desember 2023, pemegang saham PTPP terdiri dari pemerintah Indonesia (51%), Koperasi Karyawan (Kopkar) (0,03%), dan publik (48,74%).
