Presiden: Penting Perbaikan Iklim Investasi, Bukan Hanya Marketing
JAKARTA, investortrust.id - Presiden Joko Widodo minta iklim investasi terus diperbaiki, baik di tingkat nasional maupun di daerah, serta ditingkatkan realisasi investasinya. Dulu, pemerintah selalu berorientasi pada marketing, namun begitu investor datang terkendala pembebasan lahan yang gagal dan perizinan ruwet, sehingga tidak jadi investasi.
Hal itu dikatakan dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Investasi 2023 dengan tema "Investasi Berkeadilan dan Berkelanjutan" di Balai Kartini, Jakarta, Kamis (07/12/2023). Agenda tahunan Kementerian Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) ini dibuka secara resmi oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi), didampingi Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Ad Interim Erick Thohir, Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian,Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR)/Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Hadi Tjahjanto, serta Sekretaris Kabinet Pramono Anung.
Dalam arahannya, Presiden menekankan bahwa saat ini investasi menjadi suatu hal yang dibutuhkan semua negara, sebagai kunci pertumbuhan ekonomi. Ia mengingatkan kepada seluruh kepala daerah dan kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) untuk terus membantu pencapaian target realisasi investasi yang optimal dengan memberikan kemudahan perizinan di daerah. Tahun depan, Kementerian Investasi/BKPM memiliki target realisasi investasi sebesar Rp 1.650 triliun.
Baca Juga
Jokowi Targetkan Investasi Melonjak 17,86% Jadi Rp 1.650 Triliun, Tahun 2024
“Bapak/Ibu, sebagai ujung tombak dari pelayanan investasi di negara kita, saya minta terus perbaiki iklim investasi, baik nasional maupun di daerah, dan tingkatkan realisasi investasinya. Dulu, selalu berorientasi pada marketing, begitu investor datang pembebasan lahan gagal, perizinan ruwet, balik lagi itu investornya, gak jadi investasi. Konsentrasi sekarang ini bukan di-marketing, tapi penyelesaian masalah di dalam negeri kita sendiri,” kata Jokowi dalam keterangan di Jakarta, 7 Desember 2023.
Transformasi Ekonomi Lewat Hilirisasi
Sementara itu, Menteri Investasi/Kepala BKPM menyampaikan bahwa tema Rakornas Investasi 2023 berfokus pada transformasi ekonomi melalui hilirisasi sumber daya alam, untuk memastikan aspek keberlanjutanserta kemitraan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk investasi yang berkeadilan. Bahlil berharap Rakornas mampu menghasilkan rumusan kebijakan investasi, yang mendorong tercapainya realisasi investasi yang berkualitas.
“KPI (key performance indicator) tentang kolaborasi dengan pengusaha daerah dan UMKM, sejak 2021 sudah diterapkan, dan sekarang sudah berjalan. Tapi, belum maksimal. Ini butuh kesadaran yang tinggi untuk kami lakukan,” ucap Bahlil.
Baca Juga
Pertamina Hulu Rokan Ancang-ancang Kembangkan Rantaubais, Investasi Capai Rp3,7 Triliun
Sesuai arahan Presiden RI, Menteri Investasi/Kepala BKPM kembali menekankan di tahun depan arah kebijakan pemerintah tetap mendorong hilirisasi. Ia berharap para gubernur, bupati, wali kota, serta kepala-kepala DPMPTSP sebagai benteng pertahanan terdepan bisa menjaga investasi, khususnya hilirisasi.
“Jadi kalau ada yang mengatakan hilirisasi adalah jalan yang keliru, saya ingin mengatakan bahwa yang bicara itu otaknya yang keliru. Kepentingan negara harus jalan terus untuk menjaga kedaulatan bangsa kita,” tegas Bahlil.
